JAKARTA, radarsampit.jawapos.com - Setelah aksi demo di kantor Kemendiktisaintek viral di jagat maya. Postingan di platform media sosial X oleh pengguna @andikamalreza memicu diskusi hangat.
Ia membagikan unggahan yang diduga rekaman suara Menteri Diktisaintek Satryo Brodjonegoro melakukan kekerasan kepada pegawainya.
Dalam postingannya, Kamal (@andikamalreza) menanyakan keaslian suara tersebut kepada pengikutnya dengan menulis, "Chat, is this real? " sebagai caption pada postingan yang diunggah pada pukul 06:36 UTC.
Rekaman tersebut berisi suara dua orang pria. Salah satunya bersuara berat yang menuding lawan bicaranya bersalah atas kejadian air mati di rumahnya.
"Sengaja kamu ya, membuat rumah ini ga ada air. Tadi hidup, terus tiba-tiba mati, karena ulah si Ricky. Kau diam aja. Sengaja kamu ya. Gak bertanggung jawab sama sekali. "
Sementara itu pria yang menjadi lawan bicara terdengar tidak melawan. Ia mengaku salah dan memohon maaf dan tidak ada niat sengaja berbuat apa yang dituduhkan.
"Demi Allah Pak, saya mohon maaf pak," katanya pria tersebut dengan suara pasrah.
Beberapa pengguna langsung memberikan tanggapan. Pengguna X bernama Baby Doll (@Pengangguran007) menulis," Akibat ngangkat menteri karena janji politik, bukan orang yang kompeten yang dipasang. Menteri pendidikan tinggi tapi tidak mencerminkan orang yang berpendidikan."
Di sisi lain, Citizen Journalist mengklaim bahwa tim mereka mendapatkan rekaman dari korban yang terlibat dalam insiden tersebut.
Sebelumnya ratusan pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melakukan demo di kantor mereka di Jalan Senayan Jakarta pada Senin (20/1/2025) pagi.
Mereka mengecam tindakan Menteri Satryo Brodjonegoro yang arogan terhadap pegawainnya. Termasuk memberhentikan salah seorang pegawainnya dengan sewenang-wenang.
Dalam aksi tersebut pegawai tersebut menulis bahwa mereka meminta bantuan kepada Presiden Prabowo untuk menindak menterinya yang dinilai suka main tampar, dan main pecat pegawai.(*/jpg)
Editor : Slamet Harmoko