Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DPC PDI Perjuangan Kotim Gelar Lomba Masak Mustika Rasa Khas Dayak

Yuni Pratiwi Iskandar • Jumat, 26 Juni 2026 | 17:12 WIB
LOMBA MASAK: Foto bersama panitia, dewan juri, serta peserta Lomba Masak Khas Dayak Kalteng, Jumat (26/6).YUNI/RADAR SAMPIT 
LOMBA MASAK: Foto bersama panitia, dewan juri, serta peserta Lomba Masak Khas Dayak Kalteng, Jumat (26/6).YUNI/RADAR SAMPIT 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sukses menggelar Lomba Masak Kreasi Resep Mustika Rasa Nusantara Bung Karno dengan Kearifan Lokal Panginan Sukup Simpan khas Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Acara yang berlangsung di Gedung Wanita Sampit, Jumat (26/6) ini diikuti oleh 6 kelompok peserta, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang anggota yang berkompteisi menyajikan hidangan terbaik.

Kegiatan ini juga turut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kotim, anggota fraksi DPRD, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Kotim.

Lomba Masak ini menampilkan kolaborasi unik antara resep kuliner nusantara warisan proklamator RI dan tradisi, dengan kearifan lokal masakan khas Dayak Kalteng. 

Para peraih Juara 1 Lomba Masak Kuliner Khas Dayak.
Para peraih Juara 1 Lomba Masak Kuliner Khas Dayak.

"Warisan Bung Karno melalui buku Mustika Rasa bukan hanya kumpulan resep masakan, tetapi juga mencerminkan semangat kemandirian bangsa melalui kekayaan pangan lokal. Nilai itu sangat relevan untuk terus dihidupkan dengan mengangkat kuliner khas daerah seperti Panginan Sukup Simpan," ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim Waren. 

Ia menambahkan, pemanfaatan bahan pangan lokal diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha kuliner inovatif, memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.

Selain itu, konsumsi pangan lokal yang bearagam dan bergizi juga dinilai menjadi salah satu upaya menudkung penurunan angka stunting di Kabupaten Kotim.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kotim yang diwakili Wakil Sekretaris DPC M. Romi Saputra, mengatakan Bulan Bung Karno merupakan momentum untuk mengingat dan mengamalkan ajaran Bung Karno, termasuk semangat berdikari dalam bidang pangan. Mengusung tema 'Setialah Kepada Sumbermu', pihaknya ingin mengajak masyarakat semakin mencintai pangan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

"Ketahanan pangan bukan hanya persoalan ekonomi , tetapi juga menayangkut kedaulatan bangsa. Karena itu, melalui lomba ini kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap bahan pangan lokal sekalifgus mempererat persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat," kata Romi.

Ketua Panitia Rabiatul Adawiyah menjelaskan lomba tersebut merupakan salah satu rangkaian Bulan Bung Karno 2026 yang bertujuan menmperkenalkan kembali kekayaan kuliner deaerah kepada masyarakat, khususya generasi muda.

Menurutnya , kegiatan itu diharapkan menjadi ruanguntuk berkreasi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap produk pangan lokal.

"Peserta berjumlah enam kelompok dengan masing-masing terdiri atas lima orang. Kami berharap lomba ini tidak hanya melahirkan kreasi masakan, tetapi juga mempereratkebersamaan serta menghidupkan kembali semangat gotong g royong dan kecintaan terhadap budaya bangsa," tutupnya.

Pengumuman pemenang Lomba Masak Kreasi Resep Mustika Rasa menetapkan Kelompok Kamboja (03) sebagai Juara I. PmJuara II diraih Kelompok Cabe Rawit (05), Juara III Kelompok Baitul Muslimin (01). Sementara itu, predikat Harapan I diraih Kelompok Kumala Kerungut (04), Harapan II Kelompok Bawi Seranau (06), dan Harapan III  Kelompok Emak-emak Rempong (02). (soc/yn)

Editor : Slamet Harmoko
#pdi perjuangan kotim #bulan bung karno #lomba masak