Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bupati Kotim Resmikan Puskesmas Mentaya Seberang

Yuni Pratiwi Iskandar • Kamis, 23 April 2026 | 20:25 WIB
POTONG PITA: Peresmian Puskesmas Mentaya Seberang ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kotim Halikinnor didampingi Pj Sekda Kotim Umar Kaderi dan Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Kamis (23/4/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
POTONG PITA: Peresmian Puskesmas Mentaya Seberang ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kotim Halikinnor didampingi Pj Sekda Kotim Umar Kaderi dan Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Kamis (23/4/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) meresmikan sebanyak 22 fasilitas kesehatan hasil pembangunan tahun anggaran 2025, terdiri dari puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu), Kamis (23/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses.

Peresmian secara simbolis dipusatkan di Puskesmas Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, yang dinilai strategis untuk melayani masyarakat di wilayah seberang Sungai Mentaya.

Baca Juga: PT GSDI Berdayakan Kader Posyandu untuk Lebih Mandiri, Latih Hidroponik untuk Perkuat Gizi dan Ekonomi Desa

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut telah disesuaikan dengan standar Kementerian Kesehatan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarkat.

“Dengan fasilitas yang representatif dan sesuai standar, pelayanan ke masyarakat diharapkan lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan puskesmas tidak hanya sebagai layanan dasar, tetapi juga sebagai penguat sistem kesehatan di tingkat kecamatan hingga desa.

Baca Juga: Fenomena Banaspati (Bola Api Terbang), Dilihat dari Sudut Pandang Sains

Meski demikian, kendala geografis masih menjadi tantangan, terutama di Kecamatan Seranau yang akses utamamya mengandalkan transportasi air. Jalur darat tersedia, namun kondisinya belum sepenuhnya memadai.

“Transportasi ke Seranau masih melalui jalur air. Jalan darat ada, tapi kondisinya belum baik meski masih fungsional,” katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah berharap dukungan peningkatan infrastruktur dari pemerintah provinsi, termasuk pembangunan jalan dan jembatan di sejumlah titik.

Baca Juga: Tegur Pria Mabuk, Pasutri di Kotim Jadi Korban Pembacokan

Selain itu, dukngan sarana transportasi rujukan juga di inilai penting, terutama untuk menghubungkan puskesmas dengan titik penyeberangan agar pasien dapat segera mendapatkan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

“Perlu dukungan transportasi dari puskesmas mneuju pelabuhan agar rujukan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi menyebutkan total 22 fasilitas kesehatan yang diresmikan terdiri dari empat puskesmas dan 18 pustu yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Baca Juga: Banjir Rendam Desa Sei Ubar, 120 Kepala Keluarga Terdampak

“Peresmian ini dilakukan secara simbolis di Puskesmas Mentaya Seberang,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas tersebut juga mendukung penerapan integrasi layanan primer yang kini mulai diterapkan di puskesmas. Sistem pelayanan pun beralih dari pola poli menjadi berbasis klaster.

“Dengan sistem klaster, data pasien lebih terintegrasi dan pelayanan bisa lebih optimal,” jelasnya.

Baca Juga: BBM Naik, Operasi Bencana Tertekan! BPBD Kotim Putar Otak, Stok Kini Hanya Bertahan 15 Hari

Melalui penguatan fasilitas ini, pemerintah daerah berharap layanan kesheatan semakin merata dan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#pemkab #pustu #fasilitas kesehatan #peresmian #puskesmas