SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Upaya pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga masyarakat.
Kesadaran itulah yang mendorong warga RT 58 Jalan Jaya Wijaya, Kelurahan Baamang Tengah, Sampit, mengikuti pelatihan penanganan kebakaran yang difasilitasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur (Kotim) pada Minggu (15/2/2026) tadi.
Pelatihan yang dipusatkan di lingkungan permukiman tersebut secara khusus melibatkan kaum ibu-ibu. Mereka diberikan pemahaman dan praktik langsung memadamkan api, baik menggunakan peralatan sederhana maupun alat pemadam api ringan (APAR).
Ketua RT 58, PN Hasanah mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif warga untuk memperkuat kesiapsiagaan lingkungan, bertepatan dengan peringatan empat tahun berdirinya Poskamling setempat.
Menurutnya, peran ibu-ibu sangat penting karena aktivitas dapur menjadi salah satu sumber risiko kebakaran rumah tangga.
“Kami ingin ibu-ibu punya kemampuan dasar, supaya kalau muncul api kecil bisa segera ditangani dan tidak sampai membesar. Yang penting tetap tenang dan tahu langkah yang harus dilakukan,” ujarnya.
Ia mengaku tergerak mengadakan kegiatan an tersebut setelah sebelumnya mengikuti beberapa pelatihan serupa. Pengalaman itu mendorongnya mengajak warga lain agar memiliki pengetahuan yang sama dalam menghadapi kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala Peleton II Damkar Kotim Febbry menjelaskan, edukasi yang diberikan mencakup pengenalan nomor darurat, penggunaan APAR, hingga teknik memadamkan api dari sumber listrik maupun kompor.
Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan saat kebakaran adalah tetap tenang. Untuk kebakaran akibat listrik, warga diminta memutus aliran listrik terlebih dahulu sebelum melakukan pemadaman.
Sedangkan jika berasal dari kompor, sumber api harus segera dimatikan dan api dipadamkan dengan cara yang aman.
“Pencegahan adalah kunci. Damkar memang bertugas memadamkan kebakaran, tetapi masyarakat juga perlu memahami cara mengantisipasi sejak dini,” katanya.
Lurah Kelurahan Baamang Tengah Martinus mengapresiasi inisiatif warga yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran kolektif. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi contoh nyata peran aktif mastarakat dalam melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran.
Ia menambahkan, meningkatnya kepadatan permukiman di wilayah ini menuntut masyarakat untuk lebih waspada dan memiliki pengetahuan dasar dalam penanganan kebakaran, sehingga potensi kreugian dapat ditekan sedini mungkin.
“Kemampuan bertindak cepat sangat penting untuk meminimalkan risiko dan kerugian. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” harapnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor