Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

SMAN 1 Sampit Peringati Isra Mikraj, Teguhkan Spirit Ibadah, Akhlak, dan Etos Belajar Siswa 

Tono Triyanto • Kamis, 15 Januari 2026 | 11:45 WIB

HARI BESAR ISLAM: Pelaksanaan Isra Mikraj yang diselenggarakan SMAN 1 Sampit.
HARI BESAR ISLAM: Pelaksanaan Isra Mikraj yang diselenggarakan SMAN 1 Sampit.
 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com — Keluarga besar SMAN 1 Sampit menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di halaman sekolah, Kamis pagi (15/1). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta pengurus komite sekolah.

Hadir sebagai penceramah ustaz Ahmad Mubarok pengasuh dari Pondok Pesantren Albustomi Sampit, yang menyampaikan tausiah ilmiah dan reflektif tentang makna strategis peristiwa Isra Mikraj dalam kehidupan umat Islam, khususnya bagi generasi pelajar.

Dalam ceramahnya ustaz Ahmad Mubarok menjelaskan bahwa Isra Mikraj merupakan peristiwa luar biasa yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam.

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Palestina, sedangkan Mikraj adalah perjalanan beliau naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT.

“Peristiwa ini bukan hanya mukjizat, tetapi juga simbol bahwa perjalanan seorang mukmin menuju kemuliaan selalu dimulai dari keimanan, perjuangan, dan ketaatan,” ujar Ustadz Ahmad.

Ia menegaskan bahwa Isra Mikraj membuktikan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul pilihan yang membawa risalah pembebasan manusia dari kebodohan, kemungkaran, dan ketidakadilan.

kepada SMAN 1 Sampit M. Darma Setiawan dan juga Ketua Komite SMAN 1 Sampit Susilo. Sebagai penceramah Ustaz Ahmad Mubarok.
kepada SMAN 1 Sampit M. Darma Setiawan dan juga Ketua Komite SMAN 1 Sampit Susilo. Sebagai penceramah Ustaz Ahmad Mubarok.

Dalam bagian yang sangat ditekankan, Ustadz Ahmad mengingatkan pentingnya adab dan hormat kepada bapak dan ibu guru.

Ia menegaskan bahwa ilmu yang dipelajari tidak akan membawa keberkahan jika tidak disertai sikap tawadhu dan penghormatan kepada para pendidik.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi pembimbing kehidupan. Hormatilah mereka, karena dari tangan dan doa merekalah masa depan kalian dibentuk,” ucapnya.

Kepala SMAN 1 Sampit, M. Darma Setiawan menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj merupakan bagian dari program pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Menurutnya, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spiritual dan moral.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan iman, akhlak, dan etika yang kuat. Isra Mikraj mengajarkan disiplin sholat, tanggung jawab, serta hubungan yang harmonis antara manusia dengan Allah dan sesama,” ujarnya.

Ketua Komite SMAN 1 Sampit, Susilo menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj memiliki nilai strategis dalam membangun sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda.

Menurutnya, tantangan generasi saat ini tidak hanya terletak pada kompetisi akademik, tetapi juga pada krisis moral, pengaruh teknologi, dan lemahnya keteladanan.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang refleksi bagi kita semua bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi proses membentuk manusia yang beriman, beretika, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di SMAN 1 Sampit tahun 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mengintegrasikan nilai spiritual, pendidikan, dan pembinaan karakter dalam satu kesatuan.

Melalui kegiatan ini, seluruh warga sekolah diharapkan mampu meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus berjuang, bersabar, berilmu, dan berakhlak dalam menapaki masa depan. (ton/soc)

Editor : Slamet Harmoko
#isra mikraj #SMAN 1 Sampit #sampit