Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Ungkap Pemicu Hujan Lebat di Kalteng, Warga Diminta Siaga

Usay Nor Rahmad • Senin, 12 Januari 2026 | 09:45 WIB
Awan hitam di atas langit Sampit. (Oes/Radar Sampit)
Awan hitam di atas langit Sampit. (Oes/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab meningkatnya potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat diminta tetap siaga terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menjelaskan, saat ini terpantau adanya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai daerah.

Selain konvergensi, faktor lain yang memperkuat potensi hujan adalah kelembaban udara yang cukup basah serta labilitas atmosfer yang kuat. Kombinasi ini mendukung proses konvektif pada skala lokal yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang.

BMKG mencatat, pada 12 dan 13 Januari 2026 belum terpantau potensi hujan lebat yang signifikan. Namun, pada 14 Januari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah.

Daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Seruyan bagian selatan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, dan Barito Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga angin puting beliung. Warga juga diminta berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #cuaca ekstrem #kalteng #hujan lebat #hujan