Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

PAUD Wajib Miliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan

Arham Said • Kamis, 6 November 2025 | 07:39 WIB
Para peserta kegiatan pendampingan mencegah perundungan, kekerasan, dan intoleransi bagi anak usia dini tahun 2025, ketika berfoto bersama.
Para peserta kegiatan pendampingan mencegah perundungan, kekerasan, dan intoleransi bagi anak usia dini tahun 2025, ketika berfoto bersama.

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Puluhan kepala sekolah maupun pengelola lembaga satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) se-Kabupaten Gunung Mas (Gumas), mengikuti kegiatan pendampingan untuk mencegah perundungan, kekerasan, dan intoleransi bagi anak usia dini tahun 2025, yang digelar dinas pendidikan, kepemudaan dan olahraga (disdikpora) setempat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin setiap satuan PAUD wajib mempunyai satuan tugas tim pencegahan dan penanganan kekerasan, agar dapat merespon cepat setiap bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan," ucap Sekretaris Disdikpora Kabupaten Gumas Osner Sagala, Rabu (5/11).

Dia mengatakan, kegiatan pendampingan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas dan komitmen satuan PAUD agar dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter sejak dini, serta pastikan setiap anak belajar di lingkungan inklusif dan berperspektif perlindungan anak.

"PAUD memiliki peran strategis dalam membina dan mengembangkan potensi anak. Untuk itu, pendidik dan tenaga kependidikan perlu menunjukkan praktik pembelajaran yang menanamkan sikap toleran dan anti-kekerasan sejak usia dini," terangnya. 

Dia berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan satuan PAUD yang mempunyai kebijakan internal, dalam pencegahan kekerasan dan bisa membangun jejaring komunikasi serta kerja sama lintas lembaga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan belajar anak.

"Pentingnya peran lembaga PAUD dalam ciptakan lingkungan belajar aman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun intoleransi," harapnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan Dikmas Rameina Widyastuty menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat komitmen dari lembaga PAUD untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak dan berlandaskan nilai-nilai karakter positif.

"Melalui pendampingan, kami ingin pastikan setiap lembaga PAUD mampu menjadi ruang belajar yang benar-benar melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi dan intoleransi," tegasnya.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Jhonny Irawan mengakui, pendampingan yang diikuti oleh 85 peserta ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga pendidik dan pengelola PAUD mengenai pencegahan perundungan, kekerasan maupun intoleransi.

Selain itu, juga untuk mendorong penerapan praktik PAUD ramah anak dan penanaman nilai toleransi, membangun sistem pelaporan dan penanganan dini terhadap kasus kekerasan pada satuan pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua dan masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat jejaring antar satuan PAUD untuk saling berbagi praktik baik dalam membangun budaya toleransi dan anti-kekerasan di lingkungan pendidikan anak usia dini," tukasnya. (arm/yit)

Editor : Heru Prayitno
#Disdikpora #Gunung Mas (Gumas) #satgas #PAUD