PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com — Kebakaran lahan kembali melanda di kota Palangka Raya. Kali ini terjadi di kawasan tepi Danau Sabangau, tepatnya di sekitar Jalan Surung VIII, yang juga melintasi area TPU Muhammadiyah dan melebar hingga ke belakang Jalan Surung V.
Titik api membakar lahan kering berisi rumput gajah yang biasa digunakan sebagai pakan ternak sapi serta sisa akar kayu kering dengan luas lahan terdampak mencapai satu hektare.
Di lokasi sempat ada sepeda motor Yamaha Vixon terkena api, namun pemilik belum diketahui kemungkinan memancing agak masuk ke dalam hutan.
Saat kondisi kebakaran lahan di bibir Danau Sabangau sudah kering sampai ke akar rumput sudah dilayap api, terbakar sekitar satu hektare.
Kebakaran yang terjadi, Kamis (4/9/2025) ini langsung direspons oleh Tim Rescue Damkar Regu 2 bersama sejumlah instansi lintas sektor, di antaranya Bidang Operasional Pemadaman, TSAK Kelurahan, Dishub Kota, BPBD Kota, BNPB Provinsi, Karhutla Provinsi, BPK Swakarsa, Babinsa TNI, Bhabinkamtibmas Polri, dan Ketua RT setempat.
Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Damkar Kota Palangka Raya Sucipto menyampaikan, upaya pemadaman tidak berjalan mudah.
Lokasi kejadian meski berada di bibir danau namun sudah mengering, membuat sumber air sangat terbatas. Apalagi, kondisi cuaca yang panas dan hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat.
“Lokasi sulit dijangkau mobil Damkar berukuran besar. Kami hanya bisa mengerahkan mobil kecil dan mesin pompa Robin, memanfaatkan air yang tersisa di lubang tanah serta mengisap air melalui pipa pompa milik warga yang kebetulan bersedia membantu,” ujar Sucipto, Jumat (5/9/2025).
Beber Sucipto, meski terkendala akses dan sumber air terbatas, proses pemadaman sempat terbantu dengan turunnya hujan ringan selama beberapa menit. Meskipun tidak berlangsung lama, hujan tersebut cukup efektif memperlambat laju penyebaran api.
“Yang mengejutkan, saat tim melakukan pemadaman, ditemukan sebuah sepeda motor Yamaha Vixion yang sebagian bodinya terbakar terkena aliran api. Pemilik motor belum diketahui. Diduga pemilik sedang memancing atau beraktivitas di sekitar lokasi hutan,” duganya.
Baca Juga: Inilah Pentingnya Peran Media Massa di Mata Kapolda Kalteng
Sucipto menambahkan, Damkar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau dan pancaroba, sebab sudah terjadi banyaknya rumput kering dan mudah terbakar.
“Intinya saat ini kondisi lahan di tepi danau memang sudah sangat kering, sampai ke akar rumput pun mudah terbakar. Kalau tidak cepat ditangani, bisa meluas lebih parah, apalagi angin makin kencang saat malam hari,” pungkasnya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor