Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dinas Ketahanan Pangan Lamandau Siapkan Operasi Pasar Bulan Depan  

Ria Mekar Anggreany • Kamis, 25 Juni 2026 | 21:40 WIB

 

TEKAN INFLASI: Operasi pasar murah untuk warga tidak mampu yang digelar di Palangka Raya, belum lama tadi.
TEKAN INFLASI: Operasi pasar murah untuk warga tidak mampu yang digelar di Palangka Raya, belum lama tadi.

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau akan menggelar operasi pasar pada akhir Juli 2026 sebagai langkah antisipasi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lamandau serta pemantauan perkembangan harga bahan pokok di pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau Aprimeno Sabdey mengatakan, operasi pasar dilakukan untuk meredam gejolak harga kebutuhan pokok yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tren kenaikan. Upaya ini dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tekanan harga.

Menurut Aprimeno, kenaikan harga bahan pokok dipengaruhi penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak pada meningkatnya biaya distribusi barang dari daerah pemasok ke Lamandau. Kondisi tersebut kemudian memengaruhi harga jual di tingkat pasar, terutama untuk komoditas yang didatangkan dari luar daerah.

“Ketika harga BBM naik, otomatis biaya angkut juga ikut naik. Ini yang kemudian berpengaruh pada harga bahan pokok di pasaran. Karena itu pemerintah harus hadir melalui operasi pasar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” ujarnya.

Selain melalui operasi pasar, Dinas Ketahanan Pangan juga melakukan pengawasan berkala untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Pengawasan ini bertujuan menjamin bahan pangan yang dikonsumsi warga tetap aman dan memenuhi standar kesehatan.

Aprimeno juga menyampaikan bahwa pihaknya memastikan distribusi bantuan pangan dari Presiden dapat berjalan lancar dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut disebut menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di tengah tekanan ekonomi.

Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu ketiga Juni 2026, Kabupaten Lamandau mencatat IPH sebesar 3,99 persen. Kenaikan tersebut terutama dipengaruhi oleh beberapa komoditas, yaitu daging sapi sebesar 3,8326 persen, bawang merah 0,2996 persen, dan beras 0,1289 persen.

Aprimeno menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan harga di pasar. “Jika tren kenaikan ini berlanjut, tentu akan berdampak pada masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah. Karena itu kami terus memantau situasi pasar dan siap melakukan intervensi jika diperlukan,” katanya. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #operasi pasar