SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Debit air Sungai Jelai kembali mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara, tinggi muka air (TMA) pada Rabu (1/10) tercatat 190 sentimeter, setelah sebelumnya sempat mencapai 197 sentimeter.
Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) BPBD Sukamara, Supandi, mengatakan penurunan ini berdampak positif pada kondisi permukiman warga yang sebelumnya terdampak banjir.
“Pagi tadi, TMA sudah turun menjadi 190 sentimeter. Sebelumnya sempat naik hingga 197 sentimeter. Dengan penurunan ini, genangan air mulai surut di beberapa kawasan permukiman,” ujar Supandi.
Ia menambahkan, sebagian warga yang sempat mengungsi akibat banjir kini mulai kembali ke rumah masing-masing. Meski begitu, BPBD tetap melakukan pemantauan rutin dan patroli di wilayah rawan banjir.
“Kami tetap siaga. Patroli rutin terus dilakukan. Tiga unit mobil evakuasi juga disiagakan jika diperlukan sewaktu-waktu. Nomor call center sudah kami sebarkan ke RT, RW, kepala desa atau lurah, camat, babinsa, dan bhabinkamtibmas,” jelasnya.
BPBD berharap penurunan debit air terus berlanjut agar seluruh warga terdampak dapat segera beraktivitas normal kembali. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno