SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kecamatan Baamang kembali menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi empat hotspot di Kelurahan Baamang Barat dalam pemantauan selama 24 jam terakhir.
Berdasarkan data Stasiun Meteorologi H Asan Sampit yang diakses Sabtu (27/6/2026) pukul 07.00 WIB, empat titik panas tersebut terdeteksi pada Jumat (26/6/2026) dini hari dengan tingkat kepercayaan tinggi.
"Selain di Baamang Barat, satu titik panas lainnya juga terpantau di Desa Parebok, Kecamatan Teluk Sampit," ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit Mulyono Leo Nardo.
Munculnya empat hotspot di Baamang Barat menjadi perhatian karena sehari sebelumnya BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur juga melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di wilayah Kecamatan Baamang. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan sekitar satu hektare dan diduga sengaja dibakar.
BMKG juga memprakirakan potensi pertumbuhan awan hujan di Kotawaringin Timur pada Sabtu (27/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026) berada pada kategori rendah hingga sedang. Kondisi ini membuat peluang hujan belum merata sehingga potensi kebakaran masih perlu diwaspadai.
Selain itu, analisis parameter cuaca menunjukkan sebagian wilayah Kalimantan Tengah, termasuk kawasan selatan, masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Kondisi tersebut dipengaruhi tingkat kekeringan vegetasi permukaan yang dapat mempercepat muncul dan meluasnya api apabila terdapat sumber penyulut.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat 36 titik panas tersebar di Kalimantan Tengah selama periode pengamatan Jumat (26/6/2026).
Dengan masih ditemukannya hotspot di Kotawaringin Timur, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas. (oes/sla)
Editor : Slamet Harmoko