Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Data Geospasial Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah di Kotim

M. Akbar • Rabu, 3 Juni 2026 | 12:55 WIB
Bimtek Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial Berstandar KUGI yang digelar di Aula Sei Mentaya Bapperida Kotim, Rabu (3/6).  (Akbar/Radar Sampit)
Bimtek Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial Berstandar KUGI yang digelar di Aula Sei Mentaya Bapperida Kotim, Rabu (3/6). (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan pentingnya data geospasial yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial Berstandar Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI) yang digelar di Aula Sei Mentaya Bapperida Kotim, Rabu (3/6).

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim, Umar Kaderi, mengatakan data geospasial memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kebijakan pembangunan, mulai dari perencanaan tata ruang, pengembangan infrastruktur, hingga pengelolaan sumber daya alam.

“Simpul jaringan di Kabupaten Kotim berperan penting dalam perencanaan pembangunan daerah dan pengembangan infrastruktur serta pengelolaan sumber daya alam melalui pengelolaan data geospasial yang terintegrasi dan akurat,” kata Umar.

Menurut Umar, informasi geospasial juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan serta pengembangan ekonomi lokal yang berbasis potensi wilayah.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan data geospasial melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan penerapan standar nasional dalam penyusunan data.

Ia menjelaskan, Bimtek Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial Berstandar KUGI diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan pengelola simpul jaringan dalam mengelola data geospasial tematik sekaligus memperbaiki kualitas data yang tersedia pada Geoportal Kabupaten Kotim.

“Melalui kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan SDM pengelola simpul jaringan dalam mengelola data geospasial tematik dan peningkatan kualitas data pada Geoportal Kabupaten Kotim,” tambahnya.

Umar menekankan bahwa data geospasial yang digunakan pemerintah harus akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai standar nasional agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat.

Selain itu, data yang dihasilkan juga harus mudah diintegrasikan ke dalam Jaringan Informasi Geospasial Nasional sebagai bagian dari implementasi kebijakan Satu Data Indonesia.

“Saya mengharapkan peserta mampu menghasilkan peta yang berstandar nasional, mudah diintegrasikan ke dalam jaringan informasi geospasial nasional, serta mendukung kebijakan Satu Data Indonesia,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh peserta bimtek berperan aktif memastikan data geospasial yang diproduksi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tervalidasi dengan baik dan terintegrasi ke dalam Geoportal Kabupaten Kotim.

Dengan tersedianya data geospasial yang berkualitas, Pemkab Kotim berharap proses perencanaan pembangunan dapat dilakukan lebih efektif, tepat sasaran, dan berbasis data yang valid sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.  (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#gespasial #sampit #kotim #kalteng