Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sambut HANI 2026, BNNK Kotim Siapkan Talk Show Interaktif Libatkan Pelajar dan Mahasiswa

M. Akbar • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:53 WIB
Kegiatan osialisasi serta penyuluhan bahaya narkoba dengan melibatkan lima universitas di Kota Sampit, beberapa waktu lalu.  (Akbar/Radar Sampit)
Kegiatan osialisasi serta penyuluhan bahaya narkoba dengan melibatkan lima universitas di Kota Sampit, beberapa waktu lalu. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan kegiatan talk show interaktif untuk memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kotim pada 25 Juni 2026.

Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli, mengatakan kegiatan itu akan melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai sasaran utama edukasi bahaya narkoba.

“Kami akan melaksanakan talk show dan mengundang siswa-siswa serta mahasiswa,” ujarnya, Rabu (13/5).

Menurut Fadli, kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk diskusi terbuka agar penyampaian materi lebih mudah dipahami generasi muda. Selain edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, peserta juga akan diberikan pemahaman tentang dampak narkotika terhadap masa depan dan kehidupan sosial.

Dalam kegiatan itu, BNNK Kotim juga berencana menghadirkan mantan pengguna narkoba yang telah pulih untuk berbagi pengalaman secara langsung kepada peserta.

“Kami ingin menghadirkan mantan pengguna narkoba yang sudah insaf agar bisa menceritakan pengalamannya menjadi pelajaran bagi peserta,” katanya.

Tak hanya itu, duta pariwisata Kotim juga akan dilibatkan dalam pelaksanaan talk show. Mereka direncanakan berperan sebagai moderator, penanya, hingga penyampai edukasi singkat di sela kegiatan.

Fadli berharap momentum HANI 2026 dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba sekaligus memperkuat upaya pencegahan di lingkungan sekolah, kampus, dan masyarakat.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan muda sebagai generasi penerus daerah.

Melalui kegiatan tersebut, BNNK Kotim ingin mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan memperkuat gerakan bersama melawan narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur. (ktr-3)

Editor : Slamet Harmoko
#Hari anti narkoba #sampit #kotim #BNNK #kalteng