Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pangkalan Bun Diselimuti Kabut Tebal

Koko Sulistyo • Senin, 11 Mei 2026 | 18:42 WIB
Kota Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat diselimuti kabel tebal, Senin pagi, 11 Mei 2026. (KOKO/RADAR SAMPIT)
Kota Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat diselimuti kabel tebal, Senin pagi, 11 Mei 2026. (KOKO/RADAR SAMPIT)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), diselimuti kabut tebal pada Senin (11/5) dini hari hingga pagi. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang terbatas dan membuat warga lebih berhati-hati saat berkendara.

Kabut mulai muncul sekitar pukul 02.00 WIB dan masih bertahan hingga sekitar pukul 07.15 WIB. Warga yang beraktivitas pada pagi hari, seperti mengantar anak sekolah dan berbelanja ke pasar, diminta meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kecelakaan akibat berkurangnya jarak pandang.

Salah seorang warga Pangkalan Bun, Dewanti, mengatakan kabut pada dini hari terlihat lebih tebal dibandingkan pagi hari.

“Dini hari tadi lebih tebal, jarak pandang tidak sampai 10 meter, jadi berkendara pelan-pelan. Apalagi kaca helm tertutup embun, jaket saya juga basah sampai pasar,” ujarnya.

Menurut Dewanti, embun tebal yang turun biasanya menjadi tanda cuaca akan panas. Seiring bertambahnya waktu, kabut berangsur menipis dan akhirnya menghilang.

Prakirawan (Forecaster on Duty) Stasiun Meteorologi Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Ayu Istiqomah, menjelaskan kabut terjadi akibat kondisi permukaan yang basah dan lembap setelah hujan.

“Kelembapan yang tinggi serta tutupan awan yang banyak pada malam hari mengakibatkan kandungan uap air menjadi tertahan di permukaan,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi angin yang lemah serta minimnya radiasi matahari akibat tutupan awan tebal menyebabkan inversi suhu dan memperlambat proses penguapan.

Menurut Ayu, kabut diperkirakan dapat bertahan hingga pukul 08.00 WIB. Pengendara diimbau tetap waspada karena jarak pandang menurun. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#kabut #kotawaringin barat #Pangkalan Bun