PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) meraih penghargaan kategori Entrepreneur Government/Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri di Platinum Hotel Balikpapan, Senin (5/5). Pemkab Kobar menempati peringkat ketiga terbaik kategori kabupaten di regional Kalimantan.
Penghargaan ini diberikan atas kemampuan Pemkab Kobar dalam mengoptimalkan sumber daya dan menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan yang berdampak pada pertumbuhan serta kesejahteraan masyarakat. Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, menerima penghargaan didampingi Sekretaris Daerah, Pelaksana Tugas Kepala Bapperida, serta Kepala BKAD.
Capaian tersebut didukung penerapan konsep Entrepreneur Government melalui skema pembiayaan kreatif yang inovatif dan berkelanjutan. Sejak 2025, Pemkab Kobar melakukan berbagai terobosan fiskal, antara lain digitalisasi pelayanan pajak daerah, ekstensifikasi dan reformasi regulasi, serta penguatan sistem pengawasan fiskal.
Di tengah tantangan pascapandemi Covid-19 dan penurunan transfer keuangan dari pemerintah pusat, Pemkab Kobar meningkatkan upaya penggalian pendapatan daerah. Langkah ini dilakukan dengan melibatkan sektor swasta dan dunia usaha dalam program pembangunan guna mendorong kolaborasi yang berkelanjutan.
Bupati Nurhidayah menyatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pembiayaan pembangunan melalui tata kelola keuangan yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kontribusi juga berasal dari dua badan usaha milik daerah, yakni Perumda Tirta Arut dan BPR Marunting Sejahtera, yang meraih predikat sehat dari BPKP Perwakilan Kalimantan Tengah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, kerja sama dengan sektor swasta diperkuat melalui pembangunan infrastruktur, seperti jalan dengan pola konsorsium serta pengelolaan persampahan.
Pemkab Kobar juga melakukan transformasi pengelolaan aset daerah dari sekadar pencatatan administratif menjadi pemanfaatan bernilai ekonomi. Upaya ini mendukung penguatan kemandirian fiskal, ditandai dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sebanyak 11 kali berturut-turut sejak 2013 hingga 2024 serta peningkatan indeks SPBE dari 2,87 pada 2024 menjadi 3,18 pada 2025.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Kobar dinilai menunjukkan kinerja inovatif dalam pengelolaan keuangan daerah berbasis kolaborasi dan optimalisasi sumber daya. (sam/yit)
Editor : Heru Prayitno