SAMPIT,radarsampitjawapos.com-Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit mengintensifkan patroli dan pengawasan di perairan Sungai Mentaya pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Patroli tersebut dilaksanakan sejak Rabu malam (31/12) sebagai upaya memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah kerja Pelabuhan Sampit.
Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, serta diikuti pejabat struktural, perwira jaga, komandan dan awak kapal patroli, serta petugas Posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Hotman Siagian menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan langkah preventif untuk meminimalsasi potensi gangguan keselamatan pelayaran, terutama di malam pergantian tahun yang identik dengan peningkatan aktivitas dan euforia msyarakat.
“Kami memastikan seluruh kapal yang beroperasi maupun sandar di Sungai Mentaya mematuhi aturan dan standar operasional prosedur yang berlaku. Salah satu penegasan kami adalah larangan menyalakan petasan di atas kapal maupun di area pelabuhan,” tegas Hotman.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Kelas III Sampit Capt Indra, mengingatkan pihak kapal agar selalu menaati regulasi keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, serta meningkatkan kewaspadaan saat kapal sandar dan berlabuh.
“Keselamatan pelayaran tidak hanya ditentukan oleh kapal yang berlayar, tetapi juga saat kapal berada di dermaga atau lego jangkar. Semua harus dijaga sesuai ketentuan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut serta Kepelabuhanan, Muchlis, menekankn pentingnya kepatuhan terhadap alur pelayaran serta memperhatikan kondisi pasang surut bagi kapal yang masuk dan keluar Pelabuhan Sampit.
“Seluruh kapal wajib mengikuti alur yang telah ditetapkan dan menyesuaikan dengan kondisi perairan untuk menghindari risiko kecelakaan,” katanya.
Penegasan serupa juga disampaikan Nahkoda Kapal Patroli KN.P 342, Capt Harry. Ia mengimbau seluruh kapal di wilayah kerja Pelabuhan Sampituntuk mematuhi seluruh regulasi keselamatan serta tdak menyalakan petasan, kembang api, maupun barang berbahaya lainnya selama perayaan Tahun Baru 2026.
“Larangan ini demi keselamatan bersama, baik awak kapal, penumpang, maupun fasilitas pelabuhan,” tegas Capt Harry.
Dalam patroli tersebut, Kepala KSOP Kelas III Sampit beserta jajaran tidak hanya memantau arus lalu lintas perairan, tetapi juga turun langsung ke sejumlah kapal niaga dan kapal feri. Petugas memberikan arahan, sosialisasi keselamatan pelayaran, serta menempelkan Maklumat Keselamatan Pelayaran di atas kapal.
Selain patroli lapangan, KSOP Kelas III Sampit juga mengeluarkan sejumlah imbauan, di antaranya memperketat pengawasan terhadap barang bawaan dan muatan kapal, meningkatkan kewaspadaan selama operasional kepelabuhanan, serta mewajibkan perwira jaga, petugas posko Nataru, dan komandan kapal patroli untuk mengawasi kegiatan n di area pelabuhan.
KSOP Sampit juga menegaskan larangan penggunaan kembang api, petasan, parachute signal, red hand flare, maupun barang berbahaya lainnya di area pelabuhan, termasuk di atas kapal, dermaga, dan fasilitas pelabuhan.
Pihaknya ingin memastikan pelayaran di Sampit tetap aman, tertib, dan nyaman, sebab keselamatan adalah prioritas utama. Secara umum, kegiatan patroli dan pengawasan malam pergantian Tahun Baru 2026 berjalan dengan aman, tertib, humanis, serta lancar. (yn)
Editor : Agus Jaka Purnama