NANGA BULIK,radarsampit.jawapos.com- Pemandangan langit sekitar Nanga Bulik beberapa hari terakhir tampak lebih berwarna dan hidup, lantaran kehadiran puluhan layang-layang yang dimainkan oleh anak-anak. Fenomena ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran sebagian orang tua, akan ketergantungan buah hati mereka pada gadget.
Di berbagai lapangan terbuka dan area perumahan, terlihat anak-anak dari berbagai usia beramai-ramai menerbangkan layang-layang mereka. Tawa riang dan teriakan semangat terdengar saat layang-layang berhasil mengangkasa, menari-nari dihembus angin.
"Asyik banget main layangan. Bisa lari-larian, ketawa-ketawa sama teman-teman," celetuk Dion, seorang anak berusia 10 tahun yang tampak asik saat bermain layang-layang di lapangan dekat rumahnya.
Arif, salah satu dari orangtua, mengaku sangat mendukung kegiatan bermain layang-layang sebagai alternatif hiburan yang sehat dan edukatif bagi anak-anak. Apalagi jika anak-anak bisa membuat layangan sendiri dengan berbagai bentuk yang unik dan menarik, yang melibatkan anak-anak dan orang tua.
"Kami ingin mengembalikan tradisi bermain layang-layang yang dulu sangat populer di kalangan anak-anak. Selain menyenangkan, bermain layang-layang juga melatih kreativitas, kerjasama, dan kemampuan motorik anak,” paparnya.
Para orangtua setempat pun Nampak merasa senang melihat anak-anak mereka kembali aktif bermain di luar rumah, berinteraksi dengan teman-teman, dan melupakan sejenak gadget mereka.
"Dulu anak saya susah sekali diajak keluar rumah. Maunya main HP terus. Tapi sekarang, setiap sore dia sudah siap dengan layang-layangnya," ujar Nata, seorang ibu rumah tangga .
Ia berharap ruang terbuka hijau tetap ada untuk wadah anak bermain dengan bebas. Sehingga anak tidak bermain sampai ke jalan raya yang dapat membahayakan keselamatan. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama