Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Terganggu Kabut, Pemotor di Palangka Raya Tercebur ke Sungai

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 23 September 2025 | 21:05 WIB
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat evakuasi sepeda motor yang tercebur di ujung Jalan G. Obos, di simpang Jalan Mahir Mahar (Lingkar Luar), Palangka Raya.
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat evakuasi sepeda motor yang tercebur di ujung Jalan G. Obos, di simpang Jalan Mahir Mahar (Lingkar Luar), Palangka Raya.

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Kecelakaan tunggal dialami seorang pengendara motor di ujung Jalan G Obos, tepatnya di simpang Jalan Mahir Mahar (Lingkar Luar) Palangka Raya, Senin (22/9). Pengendara yang diketahui seorang pemuda itu tercebur ke saluran pengeringan, lantaran jarak pandang terganggu kabut tebal.

Pengendara itu diketahui hendak berangkat kerja ke wilayah Kabupaten Katingan dan berprofesi di salah satu perusahaan kelapa sawit. Berangkat pagi-pagi dari rumahnya di Jalan G. Obos, ia mencoba mengejar waktu kerja. Namun sesampainya di ujung jalan yang minim penerangan dan diselimuti kabut, motor yang dikendarainya tergelincir dan jatuh ke dalam saluran pengeringan.

Beruntung, pengendara selamat dan hanya mengalami luka ringan di bagian hidung. Setelah memastikan dirinya baik-baik saja, ia tetap melanjutkan perjalanan menuju Katingan dengan bantuan temannya. Sementara urusan evakuasi motor dan barang yang tercebur dilimpahkan kepada rekan dekatnya.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto mengungkapkan, pihaknya menerima laporan sekitar subuh dari teman korban. Tim pun langsung bergerak cepat ke lokasi.“Begitu sampai di lokasi, pelapor sudah menunggu dan menunjukkan titik di mana motor tercebur,” ujarnya.

Kemudian dengan menggunakan peralatan sederhana dan perlengkapan keselamatan, anggota Tim Rescue langsung turun ke dalam saluran pengeringan yang cukup dalam dan berlumpur. Dalam waktu singkat, motor berhasil ditemukan dan diangkat secara manual ke permukaan jalan.

Namun evakuasi belum selesai. Pelapor kemudian meminta bantuan untuk mencari ponsel Android milik korban yang juga ikut jatuh ke dalam saluran.“Permintaan itu kami respon. Tim kembali turun untuk kedua kalinya dan melakukan pencarian di sekitar titik jatuhnya motor,” lanjut Sucipto.

Setelah sekitar 30 menit menyisir lumpur dan air, HP berhasil ditemukan sejauh 4 meter dari titik motor semula. Cukup mengejutkan, ponsel tersebut masih dalam keadaan hidup. Namun sayangnya, jam tangan milik korban tidak berhasil ditemukan.

Semua barang yang ditemukan langsung diserahkan kepada pelapor. Motor dibawa ke bengkel terdekat untuk diperiksa, sedangkan ponsel dibawa ke tempat servis.

“Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalan minim penerangan di waktu dini hari,” pungkas Sucipto. (daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#kabut tebal #PALANGKA RAYA #tim rescue damkar palangka raya #kabut #jarak pandang terganggu #tercebur ke sungai