KUALA PEMBUANG,radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan proaktif untuk mengatasi tantangan gejolak perekonomian di masyarakat. Salah satunya dengan menggagas Pasar Penyeimbang.
Sebuah program inovatif yang dirancang untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok dan mengendalikan laju inflasi di tingkat daerah.
Rencana tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Adhian Noor, mewakili Bupati Seruyan, yang berlangsung di Kantor Bupati Seruyan.
“Pasar Penyeimbang ini bukan hanya soal harga murah, tapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan biaya hidup masyarakat dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal,” ujar Adhian Noor.
Menurutnya program ini tidak akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Permodalan akan datang dari pihak eksternal dalam bentuk pasokan barang, seperti dari agen, distributor, atau pelaku usaha perorangan.
Dengan skema non-profit ini, pasar tetap ditargetkan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Adapun pelaksanaan pasar akan melibatkan berbagai dinas terkait seperti Diskoperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, hingga Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
“Sementara produk yang dijual akan difokuskan pada bahan pokok dan hasil produksi dari pelaku Industri Kecil Menengah (IKM),” pungkas Adhian Noor.
Ia menambahkan, nantinya lokasi pasar akan memanfaatkan aset milik pemerintah daerah untuk menghindari biaya sewa, dan pengelolaannya dilakukan oleh tenaga kontrak yang digaji melalui APBD, tanpa kewajiban presensi online selama menjalankan tugas. (rdw/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama