KUALA KAPUAS,radarsampit.jawapos.com - Penutupan beberapa TPS ( Tempat Pembuangan Sampah ) oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas di Kuala Kapuas beberapa waktu lalu, telah dikeluhkan warga. Akses yang jauh serta membludaknya sampah di beberapa titik menjadi problem baru yang ditimbulkan.
Masruri, salah satu warga Jalan Jawa ,Kecamatan Selat ,Kuala Kapuas mengaku merasa keberatan atas kebijakan dinas terkait. Menurutnya, sejak penutupan TPS di tempatnya yaitu di Jalan Jawa,dirinya harus ke TPS yang lokasinya lebih jauh ,jika harus membuang sampah.
" Kalau ada dekat tempat tinggal ,kita tidak jauh-jauh lagi. Hal ini bisa memancing orang membuang sembarang seperti di sungai ,kalau orang malas membuang sampah ke tempat yang jauh,”tuturnya, (7/3).
Selain itu,dari pantauan Radar Sampit di beberapa TPS yang ada di Kuala Kapuas salah satunya di Jalan R.A Kartini dan Jalan Seth Adji,nampak sampah di TPS jadi lebih banyak. Hal ini menimbulkan tumpukan sampah yang jika lambat diangkut,tertiup angin dan menyebar ke sungai selokan yang ada tepat di belakang TPS .
Kondisi ini menyebabkan selokan dicemari sampah dan tentunya mengurangi estetika kota.Sebagian warga mengharapkan dinas terkait bisa mengkaji kembali kebijakan penutupan beberapa TPS tersebut.(sbn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama