PALANGKA RAYA-radarsampit.jawapos.com - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut telah merilis kondisi umum mingguan, atmosfer cuaca di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Terpantau pada tanggal 28 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025.
Melalui kalteng.bmkg.go.id, Prakirawan BMKG Ika P merilis, bahwa kondisi cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dan berpotensi hujan sedang hingga lebatdi beberapa wilayah Kalteng dengna suhu udara berkisar antara 23°C – 33°C. Kemudian kelembaban udara berkisar antara 60persen – 100persen , dengan angin umumnya bertiup dari Barat Daya –Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 5 – 15 km/jam.
Pihaknya pun mengeluarkan peringatan dini, agar mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalteng.
Selain itu, waspada potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung di wilayah Kalteng. Serta waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir,tanah longsor, dan pohon tumbang.
Dipaparkan pula, pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) dapat berpotensi hujan sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalteng.
“Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 0.5 – 1.25 meter (rendah),” terang Ika.
Kemudian diuraikan, wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang, antara 28 Desember-30 Desember 2024, antara lain di wilayah Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Barito Timur.
Kemudian pada 31 Desember atau malam pergantian tahun, hingga 3 Januari, kondisi cuaca tersebut diprediksi terjadi di wilayah, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.(gus)
Editor : Agus Jaka Purnama