PALANGKA RAYA.radarsampit.jawapos.com - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya Samsul Rizal, melalui Sekretaris Dinas Hadriansyah mengimbau kepada masyarakat agar tidak bersikap panic buying (pembelian berlebihan karena rasa panik yang menyebabkan kehabisan stok). Terutama mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ia menegaskan, pemerintah setempat terus memantau dan mengawasi stabilitas harga barang pangan dan kebutuhan pokok.
“Jelang perayaan hari besar dan pergantian tahun, biasanya ada lonjakan permintaan terhadap barang-barang tertentu. Namun kami ingin memastikan masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan atau panic buying. Pemerintah akan terus berupaya mengendalikan harga dan menjaga agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Hadriansyah, Senin (2/12/2024).
Ditegaskannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui DPKUKMP dan stakeholder terkait berkomitmen mengambil langkah strategis dalam mengatur distribusi barang, agar tidak terjadi kekurangan atau lonjakan harga yang signifikan. Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan distributor dan pelaku pasar untuk memastikan ketersediaan barang dengan harga yang wajar.
Hadriansyah juga mengingatkan masyarakat agar membeli kebutuhan secara bijak dan tidak terbawa emosi saat berbelanja menjelang liburan. “Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar yang tidak jelas. Semua pihak harus berperan dalam menciptakan situasi yang kondusif menjelang perayaan ini,” imbuhnya.
Ia menegaskan pihaknya akan terus bergerak dan diakuinya kenaikan harga bisa terjadi, hanya saja masih dalam tahap wajar. “Maka itu kami menghimbau masyarakat tidak panic buying dan meminta pedagang tidak semena-mena menaikan harga,” tukasnya.
Disampaikannya pula, pemerintah setempat berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat, memastikan harga tetap terkendali, dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan mereka selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Langkah-langkah yang diambil pemerintah antara lain, memperkuat koordinasi dengan para pelaku pasar, distributor, serta instansi terkait untuk menjaga distribusi barang tetap lancar dan harga tidak melambung tinggi. Selain itu pemerintah juga akan terus memantau ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional dan modern.
Hadriansyah menambahkan, komitmen pemerintah juga terlihat dari upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif dan menenangkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita atau informasi yang dapat menimbulkan kepanikan.
“Pemerintah berupaya keras untuk memastikan masyarakat tetap tenang, tidak ada kekurangan barang, dan harga barang tetap wajar. Kami hadir untuk masyarakat, menjaga kestabilan ekonomi dan memastikan kenyamanan selama perayaan liburan,” pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama