PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali menumbangkan pohon peneduh. Kali ini terjadi di Jalan Tjilik Riwut I Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan.
Kencangnya hembusan angin yang menerpa pohon peneduh membuat pohon tercabut dari akarnya, pohon akasia menjadi pohon peneduh yang paling rawan tumbang dalam musim hujan kali ini.
Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Martogi Sialagan menyampaikan, peristiwa pohon tumbang yang terjadi di malam hari, dan segera ditindaklanjuti oleh personel TRC BPBD dengan membawa sejumlah alat pemotong.
"Pohon yang tumbang menutup akses jalan menuju MTS Negeri 1, agar tidak menyebabkan kemacetan pohon segera dibersihkan meski kondisi jalan gelap gulita," ujarnya, Jumat (18/10).
Pembersihan pohon tumbang juga dilanjutkan dengan pemotongan pohon rawan tumbang. Pohon akasia tua tersebut dinilai sudah rapuh dan dikhawatirkan bila tumbang bakal mengancam bangunan MTS Negeri 1.
"Pohon tua yang sudah lapuk dan berpotensi tumbang jika angin kencang dan hujan lebat serta membahayakan pengguna jalan juga sekaligus kita potong," tegasnya.
Menurutnya, cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini mengakibatkan pohon-pohonnya jenis akasia akarnya tidak kuat menahan beban batang. Terutama saat angin berhembus kencang.
Ia berharap agar segera melaporkan bila terjadi pohon tumbang dilingkungan warga, selain itu juga diimbau agar mewaspadai pohon-pohon serta menjauh dari pohon ketika hujan turun.
"Tetap berhati-hati dalam beraktifitas terlebih sekarang sudah memasuki musim penghujan, waspada banjir dan pohon tumbang,"tandas Martogi Sialagan. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama