SAMPIT - Misteri hilangnya bendahara Koperasi Unit Desa (KUD) Adi Kuroso, yang sempat viral lantaran menghilang bersama uang miliaran rupiah, hingga kini masih belum menemukan titik terang. Aparat Kepolisian terus bergerak mengumpulkan petunjuk dan mendalami berbagai informasi guna mengungkap keberadaan korban.
Kapolsek Baamang Iptu Helmi Hamdani mengatakan, penyelidikan masih terus berlangsung. Hingga saat ini, Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab maupun keberadaan bendahara KUD yang dilaporkan hilang tersebut.
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sampai sekarang belum menemukan titik terang. Kami terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mendalami setiap informasi yang masuk," ujar Helmi.
Menurutnya, saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi beserta petunjuk launnya untuk mengungkap apa sebenarnya yang menyebabkan wargal asal Kecamatan Parenggean itu menghilang.
Ia juga meminta warga yang mengetahui atau memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib.
"Kami berharap masyarakat dapat membantu dengan memberikan informasi yang valid. Jangan mudah terpengaruh isu atau spekulasi yang justru dapat menghambat proses penyelidikan," tegasnya.
Polisi memastikan pencarian dan penyelidikan akan terus dilakukan hingga misteri hilangnya bendahara KUD tersebut berhasil diungkap.
Baca Juga: Jejak Terakhir Hilangnya Bendahara KUD Terendus Polisi. Adi Kuroso Sempat Beli Motor Sebelum Raib
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Desa Bandar Agung, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim, bersama Koperasi Harapan Makmur, harus membuat laporan resmi ke Kantor Polisi setelah bendahara Koperasi Unit Desa (KUD) Harapan Makmur, berinisial AS, dilaporkan menghilang setelah membawa uang miliar rupiah, pada Kamis (23/4) lalu.
Editor : Agus Jaka Purnama