Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kafe Dermaga Indra Sari Pangkalan Bun Geger, Pemuda Mabuk Babak-belur Dikeroyok

Koko Sulistyo • Jumat, 19 Desember 2025 | 22:36 WIB
PERKELAHIAN: Korban perkelahian pemuda di kafe Dermaga Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, tergeletak tak sadarkan diri, Kamis (18/12
PERKELAHIAN: Korban perkelahian pemuda di kafe Dermaga Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, tergeletak tak sadarkan diri, Kamis (18/12

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Kafe Dermaga Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali digegerkan oleh perkelahian pemuda, Kamis (18/12/2025) malam.

Pada saat terjadi keributan, para pelaku yang merupakan pengunjung diduga dalam pengaruh minuman keras (miras).

Belum diketahui secara pasti penyebab perkelahian tersebut, namun informasi dihimpun keributan dipicu oleh ketersinggungan salah seorang pengunjung atas perilaku tidak terpuji salah seorang pengunjung yang mabuk.

Dalam perkelahian tersebut satu orang korban yang dalam kondisi mabuk dikeroyok hingga babak belur dan tidak sadarkan diri. Kondisi korban mengenaskan dengan wajah lebam dan berdarah.

Belum diketahui identitas korban dan pelaku pengeroyokan, setelah dievakuasi dengan mobil ambulans ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, kemudian pelaku membubarkan diri.

Salah seorang pengunjung, Hamdi mengatakan, peristiwa perkelahian yang dipicu minuman keras sudah sering terjadi di kafe dermaga Indra Sari, namun terus berulang dan seolah ada pembiaran terhadap para pengunjung yang membawa dan mengonsumsi minuman keras.

"Mereka itu awalnya minum-minuman bareng, entah bagaimana tiba-tiba terjadi keributan, kejadian begitu cepat dan  salah satu korban sudah tergeletak tak sadarkan diri," ujarnya.

Peristiwa tersebut menimbulkan keprihatinan, lantaran pemicu keributan di kafe dermaga di tepian sungai Arut tersebut adalah minuman keras. Pengunjung menurut informasi sering menenggak minuman keras di tempat tersebut.

"Banyak yang minta kafe dermaga ditutup saja, karena menjadi biang keributan dan sarang mabuk-mabukan, saat ini baru sebatas luka-luka, tidak menutup kemungkinan kalau dibiarkan akan ada korban nyawa," tegas Rohim, warga Kelurahan Raja. (tyo/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#pengeroyokan #pemuda mabuk #pengunjung kafe #perkelahian