PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Jalur putar di Jalan Paku Negara, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali makan korban. Dua pengendara bermotor terlibat insiden kecelakaan saat akan berputar arah, Rabu (6/8/2025).
Pengendara roda dua perempuan itu mengalami luka di bagian wajah, petugas kesehatan dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang datang ke lokasi kejadian segera memberikan pertolongan pertama.
Mirisnya, jalur putar di depan kantor PLN Pangkalan Bun itu juga tidak ada ditempatkan rambu-rambu lalulintas, biasanya jalur putar yang sah disertai dengan rambu lalin atau marka jalan.
Untuk diketahui belum lama ini, di titik tersebut juga terjadi laka, ketika sebuah truk bermuatan keluar dari area kantor secara tiba-tiba bermaksud memutar arah di titik tersebut.
Sementara salah satu pengendara roda dua dari arah SMP Negeri 1 Arsel kaget, kemudian hilang keseimbangan dan terjatuh. Diketahui sebelum ini jalur putar di depan Kantor PLN Pangkalan Bun lebarnya hanya 2-3 meter dan hanya mampu untuk motor memutar arah, namun saat ini sudah panjang dan mobil sudah bisa memutar di jalur ini.
Informasi yang dihimpun, jalur putar tersebut dibuka untuk kepentingan akses ke gudang PLN yang ada di seberangnya.
Warga Kelurahan Raja, Rafiq berharap jika jalur putar tersebut dinilai membahayakan mengingat jalan yang sempit, seharusnya ditutup untuk kepentingan keamanan pengguna lalulintas.
"Radius putar untuk kendaraan roda empat atau lebih juga harus diperhatikan, bila radius putar tidak memungkinkan lebih baik ditutup saja," ujarnya.
Menurutnya, kejadian kecelakaan di jalur putar depan kantor PLN bukan yang pertama terjadi.
Kasi LLJ, Dishub Kobar, Robert menegaskan bahwa terkait dengan median jalan menjadi ranah dari PUPR Kobar, adapun untuk menentukan titik jalur putar harus dilakukan melalui rapat forum lalu lintas.
"Titik jalur putar di tentukan melalui rapat Forum Lalu Lintas, namun terkait pembangunan median jalan, itu ranah nya PU, silahkan ke PUPR terkait pembukaan median jalan tersebut," pungkasnya. (tyo/fm)
Editor : Farid Mahliyannor