Radarsampit.jawapos.com - Nama Vidi Aldiano bukanlah sosok asing di industri musik Tanah Air. Penyanyi pria dengan suara lembut dan lagu-lagu bernuansa romantis ini telah menjadi bagian dari perjalanan musik pop Indonesia selama lebih dari satu dekade.
Melalui karya-karyanya, Vidi berhasil menciptakan hubungan emosional dengan para pendengarnya, terutama generasi muda.
Sejak pertama kali muncul di industri musik pada akhir 2000-an, Vidi Aldiano langsung mencuri perhatian.
Karakter vokalnya yang hangat dan gaya bermusik yang sederhana namun menyentuh membuat namanya cepat dikenal.
Lagu-lagunya sering kali menjadi teman bagi banyak orang dalam berbagai momen kehidupan, mulai dari jatuh cinta hingga patah hati.
Perjalanan Karier dari Album Debut
Pria bernama lengkap Oxavia Aldiano ini lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia musik dan teknologi, sehingga sejak kecil sudah akrab dengan berbagai alat musik dan proses kreatif.
Karier profesional Vidi mulai melejit ketika ia merilis album debut berjudul Pelangi di Malam Hari pada 2008. Album tersebut berhasil menarik perhatian publik dan melahirkan beberapa lagu yang kemudian menjadi hits.
Di antara lagu yang paling dikenal adalah Nuansa Bening dan Status Palsu. Kedua lagu ini tidak hanya populer di radio dan televisi, tetapi juga berhasil memperkenalkan Vidi sebagai penyanyi muda dengan karakter vokal yang khas.
Kesuksesan album pertama menjadi pijakan penting bagi perjalanan kariernya. Vidi kemudian terus merilis karya-karya baru yang diterima baik oleh penggemar.
Salah satu pencapaian besar datang melalui album studio ketiganya, Persona, yang berhasil meraih penghargaan Triple Platinum dengan penjualan album fisik mencapai 250 ribu keping dalam waktu lima bulan.
Tak Hanya Penyanyi
Di luar dunia tarik suara, Vidi Aldiano juga dikenal sebagai figur serba bisa. Ia sempat menjajal dunia akting melalui film dan sinetron, serta tampil di berbagai program televisi.
Namanya juga kerap dipercaya sebagai juri maupun mentor dalam sejumlah ajang pencarian bakat di televisi. Selain itu, Vidi pernah aktif sebagai podcaster yang membahas berbagai topik ringan hingga inspiratif bersama para bintang tamu.
Di balik kesibukannya sebagai publik figur, Vidi juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan. Ia melanjutkan studi magister di University of Manchester, Inggris, pada program studi Innovation Management and Entrepreneurship. Pada 2015, ia berhasil lulus dengan predikat cum laude.
Pencapaian tersebut membuat Vidi menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia yang ingin menyeimbangkan antara karier di dunia hiburan dan pendidikan.
Kehidupan Pribadi
Dalam kehidupan pribadi, Vidi Aldiano menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada tahun 2022. Pernikahan mereka menjadi salah satu momen yang banyak mendapat perhatian publik dan penggemar.
Hubungan keduanya sering dianggap sebagai pasangan yang harmonis dan saling mendukung, terutama dalam berbagai fase kehidupan yang mereka jalani bersama.
Perjuangan Melawan Kanker Ginjal
Di balik senyum dan karya-karyanya, Vidi Aldiano menyimpan perjuangan panjang melawan penyakit. Ia diketahui mengidap kanker ginjal sejak 2019. Selama sekitar tujuh tahun terakhir, ia menjalani berbagai proses pengobatan untuk melawan penyakit tersebut.
Kondisi kesehatannya sempat mengalami pasang surut, terutama ketika kanker mulai menyebar ke beberapa organ tubuh. Meski demikian, Vidi tetap berusaha menjalani aktivitas dan berkarya di dunia hiburan.
Dukungan keluarga, terutama dari sang istri Sheila Dara, menjadi salah satu sumber kekuatan terbesar bagi Vidi selama menjalani masa pengobatan.
Namun pada akhir 2025, kondisi kesehatannya kembali menurun. Ia kemudian memutuskan untuk rehat sementara dari dunia hiburan agar bisa fokus menjalani perawatan.
Kepergian yang Meninggalkan Duka
Setelah sekitar tujuh tahun berjuang melawan kanker ginjal, Vidi Aldiano akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.
Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya.
Meski telah berpulang, karya-karya Vidi Aldiano akan tetap hidup di hati para penikmat musik Indonesia. Lagu-lagunya menjadi pengingat bahwa suara lembut dan ketulusan dalam berkarya mampu meninggalkan jejak yang panjang dalam perjalanan musik Tanah Air. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko