Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kebakaran permukiman kembali terjadi di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, kali ini api melahap satu bangunan rumah sekaligus dijadikan tempat usaha warung di kilometer 12, RT 34, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Sabtu 23 Mei 2026, pukul 19.04 WIB.
Advertisement
Bangunan dengan konstruksi kayu tersebut dalam sekejap ludes dilahap api yang berkobar, suara ledakan dari dalam rumah membuat warga berhamburan keluar rumah.
Advertisement
Tiga unit pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten setempat, satu unit BPBD, dan 1 unit milik Balakar Huma Singgah Itah diterjunkan untuk penanganan kebakaran.
Warga Simpang Kodok, Jalan Ahmad Yani, Wawan mengatakan rumah yang terbakar dikenal masyarakat setempat sebagai warung remang, sekaligus berjualan Es Mony.
"Tidak tahu penyebabnya, kata anak buah yang bekerja di tempat itu tidak ada kompor gas, pemiliknya juga ada di situ kata anak buahnya," ujarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, saat peristiwa terjadi pemilik usaha tidak berada di tempat. Kebakaran dimulai dengan terdengarnya suara ledakan keras.
Mendengar suara ledakan warga sekitar keluar dan melakukan pengecekan, namun api sudah berkobar membakar badan bangunan dengan konstruksi kayu tersebut.
"Setelah mendengar suara ledakan, warga keluar dan melihat api susah besar, pada kesempatan pertama informasi masuk kami langsung kerahkan tiga unit pemadam kebakaran ke lokasi kejadian," terangnya.
Tim kemudian langsung melakukan penanganan pemadaman, dan setelah dinyatakan api telah padam dilakukan pengecekan kembali dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam. Tidak ada barang yangs empat dikeluarkan dalam peristiwa tersebut.
"Satu unit bangunan rusak berat, dan belum diketahui kerugian yang ditimbulkan, juga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," pungkasnya. (tyo/sla)
Advertisement
Radar SampitIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement





