Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Korbankan Pelajar SMP Negeri 3 Sampit

Heru Prayitno
Penulis: Heru Prayitno❯
Ilustrasi Pelajar SMPN 3 Sampit terganggu dengan bau yang berasal dari depo sampah.
Ilustrasi Pelajar SMPN 3 Sampit terganggu dengan bau yang berasal dari depo sampah.

Advertisement

 

Yth. Bupati Kotawaringin Timur
Bapak H. Halikonnor, S.H., M.M.
Di Sampit

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua

Advertisement

Bapak Bupati yang saya banggakan, semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Perkenalkan, nama saya Muhammad Alfath Alfityan Fadlian, siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Sampit. Tumbuh dan besar di Kotawaringin Timur membuat saya memiliki rasa cinta yang begitu besar pada daerah ini.

Sebelumnya, saya ingin menceritakan pengalaman yang sangat membekas di hati saya. Saat itu, saya duduk di bangku kelas 5 SD. Pagi itu terasa begitu indah, seolah matahari datang membawa harapan baru, karena hari itu adalah pengumuman pemenang lomba yang saya ikuti.

Advertisement

Pengumuman tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sampit. Dengan jantung yang berdetak penuh antusias, saya membawa harapan setinggi langit seolah dunia sedang menunggu langkah kecil saya di sana.

Namun, saat kendaraan yang saya tumpangi mulai memasuki kawasan SMP Negeri 3 Sampit, semua semangat itu runtuh dihantam kenyataan.

Udara pagi yang sebelumnya terasa menenangkan seketika berubah menjadi aroma menyengat yang menyeruak tanpa ampun.

Ternyata, di sekitar SMP Negeri 3 Sampit berdiri sebuah depo sampah yang menjadi sumber aroma tersebut. 

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Fenomena Boti di Sampit Bukan Lagi Persoalan Kecil

 Fenomena Boti di Sampit Bukan Lagi Persoalan Kecil

Saat ini fenomena “boti” atau laki-laki yang berperilaku menyerupai perempuan semakin terlihat terbuka di lingkungan remaja dan sekolah.

Brain Rot Mengancam Masa Depan Pelajar

Brain Rot Mengancam Masa Depan Pelajar

Surat untuk Bupati Kotawaringin Timur halikinnor dari siswa MTsN 1 Kotawaringin Timur Aqifa Ekto Nayla tentang Brain Rot mengancam pelajar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer