SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran lahan kosong terjadi di Jalan Bumi Raya I Gang Bumi Baru 17 Nomor 1, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Jumat siang (27/3/2026). Beruntung, api berhasil cepat dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Informasi kejadian diterima petugas sekitar pukul 11.32 WIB dari pelapor bernama Norsaadah melalui grup WhatsApp Humas. Tak berselang lama, tim dari Peleton III Damkarmat langsung bersiap menuju lokasi.
Petugas bergerak ke lokasi pukul 11.48 WIB dan tiba pada 12.19 WIB. Dua menit kemudian, operasi pemadaman langsung dimulai.
“Setibanya di lokasi, petugas melakukan size up atau penilaian awal sebelum melakukan pemadaman,” Kepala Peleton Piket Disdamkarmat Kotim Supriansyah.
Api yang membakar lahan kosong berupa semak belukar dengan luas sekitar 18 x 12 meter persegi itu berhasil dilokalisir dalam waktu singkat, yakni pada pukul 12.27 WIB. Pendinginan dilanjutkan pukul 12.29 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh hingga pukul 12.57 WIB sebelum akhirnya operasi dinyatakan selesai pada 13.07 WIB. Tim kembali ke markas pukul 13.25 WIB.
Dalam penanganan ini, satu unit mobil tangki pemadam dikerahkan bersama lima personel, yakni Syamsul Arifin sebagai pengemudi, serta Bambang Ari Wibowo, Ariyadi, Septian Nurdin Sutanto, dan Dina Norsa Anggraini sebagai anggota.
Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut memberikan dukungan di lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Pihak Damkarmat memastikan proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kondisi cuaca yang cerah turut membantu mempercepat proses pemadaman.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada, terutama di musim kemarau, untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir kebakaran lahan kerap melanda Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kondisi daratan yang kering mempercepat besarnya api. Masyarakat pun diharapkan tak melakukan aktivitas membakar lahan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan. Baik itu untuk aktivitas membuka lahan ataupun lainnya. Sebab di kondisi seperti sekarang api sangat mudah membesar, dan kalau sudah besar akan sulit ditangani,” imbau Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam. (oes)
Editor : Slamet Harmoko