Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KABAR PASAR: Harga Komoditas Pertanian di Kotim Relatif Stabil

Yuni Pratiwi Iskandar
KABAR PASAR: Aktivitas pedagang sayur mayur di Pasar Keramat Sampit, Selasa (28/4/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
KABAR PASAR: Aktivitas pedagang sayur mayur di Pasar Keramat Sampit, Selasa (28/4/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

Advertisement

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan tren stabil.

Bahkan, beberapa bahan pokok yang sebelumnya sempat melonjak kini mulai turun dan kembali ke harga normal.

Advertisement

Pedagang sayur di Sampit, Imis, mengatakan harga cabai rawit yang sebelumbya sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram kini sudah turun signifikan di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. 

“Cabai rawit sudah lama turun. Minggu lalu memang masih tinggi, tapi sekarang sudah kembali normal. Kalau beli cuman seons dihargai Rp7 ribu,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Advertisement

Menurut dia, harga tersebut sudah mendekati kondisi normal, yang biasanya berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Selain cabai, harga bawang merah juga relatif stabil. Bawang merah asal Probolinggo dijual Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah biasa di kisaran Rp45 ribu per kilogram. Semsntara itu, bawang putih dijual Rp40 ribu per kilogram.

Untuk komoditas sayuran, harga masih bertahan seperti biasa. Bayam dijual Rp2 ribu per ikat dan kangkung Rp5 ribu per ikat. Adapun wortel dan kentang berada di kisaran Rp18 ribu higga Rp20 ribu per kilogram, sedangkan jagung dijual sekitar Rp15 ribu per kilogram.

Di sisi lain, harga daging ayam juga mengalami penurunan dan kini tergolong normal. Ayam potong dijual Rp32 ribu per kilogram, bahkan bisa mencapai Rp30 ribu per kilogram jika dijual lengkap dengan kepala dan kaki.

Ema, salah satu penjual ayam potong menyebut kondisi harga yang mulai stabil berdampak pada daya beli masyarakat. Jika sebelumnya pembeli cenderung mengurangi jumlah belanja, kini mulai kembali normal, bahkan meningkat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pengendalian Inflasi di Palangka Raya Perlu Strategi Berkelanjutan

Pengendalian Inflasi di Palangka Raya Perlu Strategi Berkelanjutan

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Noorkhalis Ridha, menyoroti berbagai upaya pemerintah kota setempat dalam mengendalikan inflasi

Triwulan I 2026, BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Kalteng 3,7 Persen. Harga Kebutuhan Pangan Picu Inflasi di Kotim selama bulan April 2026

Triwulan I 2026, BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Kalteng 3,7 Persen. Harga Kebutuhan Pangan Picu Inflasi di Kotim selama bulan April 2026

Ekonomi Kalimantan Tengah pada awal 2026 tetap naik dan tumbuh. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng mencatat, 3,7 persen

Harga Cabai Makin Pedas, Kenaikan Meluas di Ratusan Daerah di Indonesia

Harga Cabai Makin Pedas, Kenaikan Meluas di Ratusan Daerah di Indonesia

BPS mencatat harga cabai rawit dan cabai merah mengalami kenaikan di ratusan kabupaten/kota pada minggu ketiga September 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer