SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Momen libur Lebaran biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, terutama ke lokasi wisata air.
Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (BPBD Kotim) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan di tempat wisata.
Selama ini perhatian masyarakat saat libur Lebaran lebih banyak tertuju pada Pantai Ujung Pandaran.
Padahal, masih ada sejumlah lokasi wisata air lain di Kabupaten Kotawaringin Timur yang dinilai juga memiliki potensi bahaya, namun kerap luput dari pengawasan.
“Selama ini kita hanya fokus ke Pantai Ujung Pandaran, padahal ada dua tempat wisata air yang terkesan terlupakan dari pengawasan, yaitu Danau Biru Sampit dan danau bekas galian pasir,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotim Bambang Supiansyah, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir bahkan telah terjadi insiden tenggelam di dua lokasi tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua kasus tenggelam di Danau Biru dan satu kasus di danau bekas galian pasir yang menelan korban jiwa.
“Kami berharap kondisi ini menjadi perhatian bersama, karena di lokasi itu sudah ada tiga kejadian korban tenggelam hingga meninggal dunia,” ujarnya.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, BPBD Kotim berencana menyiapkan surat edaran khusus bagi masyarakat maupun pengelola tempat wisata agar meningkatkan kewaspadaan selama masa libur Lebaran.
“Kami dari BPBD menyiapkan edaran untuk meningkatkan kewaspadaan di objek wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran,” jelas Bambang.
Dalam upaya pengawasan, BPBD Kotim juga menyiapkan sebanyak 47 personel yang akan bertugas secara bergiliran melalui sistem piket siang dan malam.
Para petugas tersebut diwajibkan melakukan patroli minimal satu kali dalam setiap jadwal piket.
Sementara itu, Kepala Pos SAR Sampit Ridwan, mengatakan pihaknya juga akan meningkatkan patroli di sejumlah lokasi keramaian mulai 13 Maret mendatang.
“Mulai 13 Maret kami akan melakukan patroli khusus di tempat-tempat keramaian, termasuk di kawasan wisata,” ujarnya.
Khusus di kawasan Pantai Ujung Pandaran saat libur Lebaran, Pos SAR Sampit juga akan menyiagakan sejumlah personel untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan selama masa libur.
Ridwan juga mengimbau para pengelola wisata air, terutama yang dikelola secara pribadi atau swasta, agar menyediakan petugas penjaga yang secara khusus memantau aktivitas pengunjung.
“Pengelola wisata air sebaiknya menyiapkan penjaga yang memantau kondisi dan aktivitas pengunjung agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko