SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Aksi pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Sinarmas di Jalan Jenderal A Yani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, menyisakan sejumlah fakta baru.
Sebelum kejadian, seorang warga mengaku sempat mendengar suara alarm cukup nyaring di sekitar lokasi.
Peristiwa pembobolan tersebut terjadi pada Rabu (25/2) dini hari. Akibatnya, uang tunai jutaan rupiah yang tersimpan di dalam mesin ATM raib digasak pelaku. Kasus ini pun telah dilaporkan kepada pihak berwajib.
Seorang warga bernama Via mengaku mendengar suara alarm saat sedang joging dan melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Waktu itu saya ada mendengar suara alarm cukup nyaring saat joging di sekitar lokasi. Tapi itu terjadi sebelum aksi pembobolan tersebut terjadi,” ujarnya.
Menurut Via, saat itu kondisi jalan masih relatif sepi dan aktivitas warga belum ramai. Ia sempat mengira suara tersebut berasal dari kendaraan atau alarm toko yang sensornya tersentuh.
“Pas melintas tepat di depan TKP, saya pikir itu alarm toko yang sensornya tersentuh. Suaranya cukup nyaring dan tidak ada satu pun warga di lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang petugas Bank Sinarmas membenarkan adanya aksi pembobolan tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi kejadian.
“Benar. Tapi saya tidak tahu seperti apa kronologinya. Yang jelas uangnya ada yang dicuri,” katanya singkat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan. Warga berharap aparat segera mengungkap pelaku dan meningkatkan pengamanan, terutama di kawasan yang rawan saat dini hari. (sir)
Editor : Slamet Harmoko