Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Setelah Bikin Geger Warga Baamang, Buaya Sungai Mentaya Dievakusi ke BKSDA Resort Sampit

Heny Pusnita • Sabtu, 21 September 2024 | 18:31 WIB

 

EVAKUASI : Komandan BKSDA Resort Sampit mengevakuasi seekor buaya yang terperangkap di jaring rengge Nelayan, Jumat (20/9). (Istimewa)
EVAKUASI : Komandan BKSDA Resort Sampit mengevakuasi seekor buaya yang terperangkap di jaring rengge Nelayan, Jumat (20/9). (Istimewa)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Buaya yang ditemukan warga terperangkap di jaring nelayan Sungai Mentaya, di Kelurahan Baamang, Kota Sampit akhirnya dievakuasi ke BKSDA Kalteng Resort Sampit.

 

Komandan BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan warga pada Jumat (20/9) sekitar pukul 08.30 WIB.

"Memang betul ada seekor buaya yang terjerat jaring milik warga di Sungai Mentaya. Lokasi awal terjerat jaring di tepi Sungai Mentaya Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau," kata Muriansyah.

Dari informasi yang diterima, Nelayan tidak berani melepas buaya dari jaring, sehingga evakuasi buaya dibantu oleh Komunitas Reptil Sampit.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, buaya diserahkan ke kami dan sudah diamankan di BKSDA Resort Sampit," katanya.

Dari pengamatannya, buaya sepanjang 1,5 meter dengan bobot 30 kg merupakan anakan buaya muara berjenis kelamin jantan.

"Sudah kami periksa, tidak ditemukan luka di badan buaya. Atas kejadian ini, kami mengimbau warga yang bermukim di bantaran Sungai Mentaya agar selalu berhati-hati saat beraktivitas ditepian sungai terutama saat hari sudah gelap," katanya.

Untuk menghindari kemungkinan serangan buaya, Muriansyah mengingatkan warga agar tidak memelihara hewan ternak di atas tepian sungai.

"Warga juga kami imbau jangan membuang bangkai binatang atau sampah ke sungai yang dapat memancing kedatangan buaya. Dan, apabila melihat atau menemukan buaya tanpa sengaja dan tertangkap jaring atau lainnya segera melapor ke petugas BKSDA agar segera kami evakuasi," tandasnya. 

Seperti diketahui bahwa seekor buaya ditemukan Nelayan terperangkap di jaring rengge milik Diansyah di Sungai Mentaya Jalan Baamang I, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng.

Kejadian itu disadari Diansyah saat mengangkat jaring rengge sekitar jam 05.30 WIB, Jumat (20/9) pagi. Jaring rengge itu sudah dipasangnya sehari sebelumnya.

"Saya lihat jaring terguncang dengan keras menghempas air sungai. Saya mengira akan dapat ikan ternyata saat jaring diangkat, bukannya ikan malah buaya," ujar Diansyah, Nelayan yang menemukan buaya tersebut.

Jaring rengge dipasang Diansyah pada Kamis (19/9) membentang sepanjang 40 meter untuk menangkap ikan di Sungai Mentaya.

Namun, saat diangkat ternyata ada buaya yang terperangkap. Sebagian jaring rengge miliknya rusak karena moncong buaya yang berusaha keluar dari jeratan.

"Biasanya yang terperangkap ikan Baung, Haruan, baru kali ini saya dapatkan buaya sampai jaring saya rusak," ujarnya.

Jaring beserta buaya yang terperangkap kemudian diangkut ke atas perahu menuju tepian Sungai Mentaya di Jalan Baamang I.

"Saya menduga buaya terjerat saat ingin memakan ikan dalam jaring rengge hingga akhirnya ikut terperangkap. Supaya tidak mengamuk, moncong dan mata buaya dilakban dibantu warga setempat, setelah itu diserahkan ke BKSDA Resort Sampit," pungkasnya. (hgn/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#Buaya Sungai Mentaya #baamang #bksda #buaya #sampit #jaring #perahu #resort #nelayan #kalteng