Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas dan Pangan Pemicu Inflasi di Kalteng

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
Transaksi jual beli emas di PPM Sampit, yang selalu ramai.
Transaksi jual beli emas di PPM Sampit, yang selalu ramai.

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Meski tahun 2025 telah berlalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sejumlah peristiwa yang memengaruhi pergerakan harga dan inflasi daerah.


Advertisement

Pada Desember 2025, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami inflasi sebesar 1,04 persen secara month-to-month (m-to-m), yang didominasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Kepala BPS Provinsi Kalteng Agnes Widiastuti, menjelaskan inflasi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari meningkatnya permintaan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), peringatan Haul Guru Sekumpul, hingga tingginya curah hujan di sejumlah wilayah.

“Acara Haul Guru Sekumpul menyebabkan berkurangnya pasokan berbagai barang yang berasal dari Kalimantan Selatan (Kalsel). Selain itu, momen Nataru meningkatkan permintaan sejumlah komoditas, seperti telur ayam ras,” paparnya, Senin (5/1/2025).

Advertisement

Menurut Agnes, fenomena utama yang memengaruhi inflasi Desember 2025 meliputi meningkatnya permintaan pada momen Nataru, berkurangnya pasokan dari Kalimantan Selatan akibat Haul Guru Sekumpul, serta tingginya curah hujan yang menurunkan produksi cabai rawit dan hasil tangkapan ikan air tawar.

BPS mencatat, curah hujan yang tinggi turut berdampak pada sektor produksi. Hasil panen cabai di beberapa daerah menurun, sementara pasokan dari luar daerah juga berkurang. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga cabai rawit di Kalimantan Tengah. Pasokan daging ayam ras, baik dari produksi lokal maupun luar daerah, juga tercatat menurun.

Tak hanya itu, hasil tangkapan ikan air tawar ikut tertekan. Meningkatnya debit air sungai akibat hujan lebat menyebabkan hasil tangkapan nelayan menurun, sehingga harga ikan air tawar mengalami kenaikan.

Advertisement

Berdasarkan pemantauan BPS di empat kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen (IHK), Kalimantan Tengah meningkat dari 108,85 pada November 2025 menjadi 109,98 pada Desember 2025.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan, yakni 0,91 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi month-to-month antara lain cabai rawit sebesar 0,18 persen, daging ayam ras 0,16 persen, bawang merah 0,16 persen, beras 0,12 persen, serta ikan gabus 0,09 persen,” imbuh Agnes.

Secara year-on-year (y-on-y), Kalimantan Tengah mengalami inflasi sebesar 3,13 persen. Angka yang sama juga tercatat secara year-to-date (y-to-d).

Agnes menambahkan, secara y-on-y kelompok makanan, minuman, dan tembakau tetap menjadi penyumbang terbesar inflasi, dengan andil sebesar 1,59 persen. Komoditas yang memberikan kontribusi signifikan antara lain emas perhiasan sebesar 0,66 persen, beras 0,22 persen, cabai rawit 0,18 persen, sigaret kretek mesin 0,16 persen, serta bawang merah 0,14 persen.

“Hasil pemantauan BPS di seluruh kabupaten/kota IHK menunjukkan semuanya mengalami inflasi, baik secara bulanan maupun tahunan. Komoditas emas perhiasan dan cabai rawit menjadi penyumbang inflasi bulanan yang dominan di seluruh wilayah,” ungkapnya.(daq/gus)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cabai Rawit Masih Termahal, Bawang Merah Sentuh Rp56 Ribu

Cabai Rawit Masih Termahal, Bawang Merah Sentuh Rp56 Ribu

PIHPS rilis cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran, mencapai Rp75.150 per kilogram (kg)

Inflasi Seruyan Turun, Harga Cabai dan Ayam Jadi Pemicu

Inflasi Seruyan Turun, Harga Cabai dan Ayam Jadi Pemicu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Inflasi Sampit Tembus 3,65%, Harga Pangan hingga Emas Sama-sama Melonjak

Inflasi Sampit Tembus 3,65%, Harga Pangan hingga Emas Sama-sama Melonjak

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan, kenaikan ini mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer