PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Simpang 4 Bantilan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi salah satu ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalulintas.
Nyaris setiap hari terjadi insiden kecil, antara roda dua dengan roda dua, maupun roda dua dengan roda empat. Beruntung meski sering terjadi kecelakaan namun belum ada korban nyawa maupun luka parah akibat kecelakaan tersebut.
Warga berharap, mengingat saat ini kendaraan yang melintas di jalan menuju Ahmad Yani maupun ke jalan GM Arsyad semakin padat, Dinas Perhubungan agar memasang rambu lalulintas di persimpangan jalan tersebut.
Warga di simpang empat Bantilan, Kelurahan Baru, Mulan mengatakan, dua hari terakhir terjadi dua kecelakaan, yang pertama antara pedagang mainan yang mengendarai roda dua dengan kendaraan roda empat.
"Hari ini Ibu-Ibu mengendarai motor yang jatuh, memang kejadiannya tidak ada yang fatal, tetapi yang ditakutkan bila malam hari, banyak yang ngebut motor di simpang jalan ini," ujarnya,
Diakuinya, meski jalan tersebut merupakan persimpangan jalan kecil namun menjadi jalur perlintasan dari Ahmad Yani, dan menuju Pasar Indra Sari, setiap harinya sangat padat lalulintas.
"Simpang empat juga menjadi pusat penjualan material kayu untuk kebutuhan masyarakat di Kotawaringin Barat, jadi memang sangat padat setiap harinya," bebernya.
Warga lainnya, Anto menyampaikan harapannya agar Dinas Perhubungan dapat menambah rambu lalulintas, terutama kaca cembung agar pengendara dari arah berlawanan dapat berhati-hati.
"Kalau dipasang drum di tengah simpang takutnya kalau malam hari ada yang ngebut malah berbahaya, tapi kalau dibiarkan polosan begitu ya konsekuensinya sering kecelakaan," pungkasnya. (tyo/fm)
Editor : Farid Mahliyannor