Kapal terbaru ini diluncurkan untuk mendukung pariwisata di kawasan wisata Mandalika. Kabar ini juga sangat membahagiakan bagi para penggemar MotoGP dan World Superbike yang akan kembali digeber di sirkuit kebanggan Indonesia itu.
Dirut PT DLU Erwin Poedjono menegaskan bahwa perusahaan turut mendukung pengembangan wisata di Nusa Tenggara Barat. Tidak saja untuk memuat barang, KM Kirana VII juga didesain untuk memanjakan wisatawan.
“Kami ingin mengakomodasi para wisatawan yang bepergian ke Lombok. Desain kapal dirancang menyesuaikan angkutan wisata,” kata Erwin setelah menyambut kedatangan KM Kirana VII yang melakukan pelayaran perdana pada Jumat (7/1).
Erwin menjelaskan bahwa kapal akan beroperasi setiap hari. Angkutan tersebut menghubungkan Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Lembar. ”Selain wisata, kami berharap keberadaan kapal bisa mendorong perekonomian masyarakat,” tambahnya.
KM Kirana VII memiliki panjang 73 meter dan lebar 15 meter. Kapasitas angkutnya mencapai 600 orang. Selanjutnya kapal yang diproduksi oleh PT Adi Luhung itu mampu mengangkut 24 kendaraan (roda empat ke atas) dan alat berat.
Owner PT DLU Bambang Haryo menambahkan bahwa ada banyak event yang akan digelar di NTB. Beroperasinya jalur pelayaran KM Kirana VII diharapkan mendukung mobilitas masyarakat dari luar pulau yang ingin berpartisipasi di ajang MotoGP dan World Superbike.
Menurut Bambang, tidak hanya fasilitas yang mendukung pariwisata. Kapal juga memilih rute yang menarik untuk rekreasi. “Jadi, kapal ini melewati laut yang menyajikan keindahan pantainya,” kata Bambang.
Selanjutnya penumpang KM Kirana VII akan melewati delapan spot menarik selama 20 jam perjalanan dari Surabaya ke Lombok. “Banyak pemandangan yang mesti diabadikan selama berlayar,” kata Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Lembar, Lombok, Listyono Dwitutuko.
Listyono menjelaskan, KM Kirana VII resmi beroperasi sejak sandar di Pelabuhan Lembar, Lombaok. Ini adalah kapal baru milik PT Dharma Lautan Utama. Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati beragam kuliner khas Indonesia, seperti rawon, telur asin, bakso, dan sambal ikan.
Saat ini kawasan wisata Mandalika di Lombok memang sedang digandrungi wisatawan. Ajang MotoGP dipastikan bakal mendorong masuknya wisatawan. PT Pelindo regional III mencatat ada sembilan kapal pesiar yang berencana singgah di Lombok.
Kapal-kapal itu datang dari luar negeri. Rata-rata mengangkut 1.500–2.000 penumpang. Selain turis asing, daerah wisata juga didatangi berbagai komunitas lokal. (dlu/sla) Editor : Slamet Harmoko