
PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui tim gabungan menggelar kegiatan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026, dengan menyasar sejumlah kafe, restoran, dan warung makan di wilayah kota, Selasa (14/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan PAD di tengah kondisi keuangan daerah yang membutuhkan peningkatan kontribusi dari sektor pajak dan retribusi.
Tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penagihan, pemeriksaan, serta pendataan terhadap belasan objek pajak. Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pelaku usaha terkait pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak.
Kepala Bidang Pengolahan Data dan Informasi, Penetapan dan Penilaian, Andrew V. Pasaribu, menegaskan bahwa pajak memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.
“Pajak sangat penting karena nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Apalagi kondisi keuangan daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja, sehingga kontribusi dari wajib pajak sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut tim tidak hanya melakukan penagihan, tetapi juga pemeriksaan dan pendataan terhadap objek pajak guna memastikan kesesuaian pelaporan dengan kondisi riil di lapangan.
“Kami juga mengingatkan seluruh wajib pajak untuk taat dalam pembayaran pajak,” tambahnya.
Andrew menekankan bahwa pajak yang dipungut dari usaha kuliner pada dasarnya ditanggung oleh konsumen, sehingga pelaku usaha diharapkan tidak merasa keberatan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





