Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Afirmasi Pendidikan dan Otsus Dorong Lulusan OAP Raih Gelar Tinggi

Gunawan. • Selasa, 25 November 2025 | 14:10 WIB
MAKAN GRATIS: Anak-anak di SD Inpres Napua saat mencicipi makanan dari uji coba mandiri Pemprov Papua Pegunungan, belum lama ini.
MAKAN GRATIS: Anak-anak di SD Inpres Napua saat mencicipi makanan dari uji coba mandiri Pemprov Papua Pegunungan, belum lama ini.

BIAK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Provinsi Papua menilai Program Otonomi Khusus (Otsus) yang berjalan selama 24 tahun telah membawa perubahan berarti pada kualitas pendidikan bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang Mutu dan Layanan Pendidikan Dinas Pendidikan Papua, Elia Waromi, saat acara peringatan hari lahir Otsus di Biak.

Menurut Elia, dampak positif pada sektor pendidikan terasa langsung di lapangan sejak kebijakan Otsus mulai diberlakukan pada 2001.

Elia menekankan, salah satu kunci peningkatan akses pendidikan bagi OAP adalah program afirmasi yang dikelola pemerintah seperti Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).

Program-program ini membuka jalur bagi lulusan SMA/SMK Papua untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan dukungan negara.

Saya juga menemukan informasi resmi tentang ADEM dan ADik pada laman kementerian terkait yang menunjukkan keberlangsungan dan pendaftaran program tersebut.

Dalam kesempatan itu, Elia mengungkapkan optimisme terhadap capaian pendidikan masyarakat Papua.

”Sebagai orang asli Papua, saya benar-benar merasakan kemajuan pembangunan di bidang pendidikan sejak Otsus diterapkan pada 2001 sampai 2025,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan klaim pemerintah daerah bahwa afirmasi pendidikan telah memperluas kesempatan belajar, termasuk kesempatan melanjutkan studi hingga ke luar negeri.

Elia juga menyorot peningkatan jumlah lulusan yang menamatkan pendidikan hingga jenjang sarjana hingga doktor dalam beberapa tahun terakhir.

”Tak bisa disangkal, pada era Otsus 2021–2025 banyak warga OAP berhasil menuntaskan studi hingga jenjang sarjana magister dan doktor,” katanya.

Selain memperluas akses akademik, Pemprov Papua meningkatkan pembinaan karakter bagi generasi muda.

Lima sekolah menengah di Kabupaten Biak Numfor ditetapkan sebagai sekolah percontohan untuk Program Kepemimpinan Anak yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Papua bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia.

Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan kepemimpinan dan kemampuan berpikir kritis sebagai bekal masa depan.

Elia menjelaskan, tujuan program itu adalah menyiapkan peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah maupun pada tingkat nasional.

”Lewat program kepemimpinan di sekolah terpilih kami menyiapkan generasi emas dari siswa-siswi orang asli Papua sebagai calon pemimpin Indonesia,” ujar Elia.

Lima sekolah yang masuk daftar model adalah SMA Negeri 1 Biak serta sejumlah SMA/SMK berbasis YPK dan Yapis yang dipilih untuk menjadi pusat pengembangan kepemimpinan pelajar.

Dengan kombinasi afirmasi pendidikan dan pembentukan karakter, Pemprov Papua menilai bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Cenderawasih menunjukkan hasil yang semakin nyata.

Keberlanjutan program-program tersebut diharapkan akan terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia Papua. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#otsus #pendidikan #PAPUA #OAP