Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sinergi Pemerintah dan PGRI Perkuat Akses Pendidikan di Papua

Gunawan. • Jumat, 7 November 2025 | 13:05 WIB
MAKAN GRATIS: Anak-anak di SD Inpres Napua saat mencicipi makanan dari uji coba mandiri Pemprov Papua Pegunungan, belum lama ini.
MAKAN GRATIS: Anak-anak di SD Inpres Napua saat mencicipi makanan dari uji coba mandiri Pemprov Papua Pegunungan, belum lama ini.

JAYAPURA, radarsampit.jawapos.com – Gubernur Papua Matius Fakhiri menerima kunjungan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Papua periode 2024–2029 di ruang kerja gubernur pada Senin 3 November 2025.

Pertemuan itu dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi antara Pemprov Papua dan organisasi guru untuk menyusun langkah nyata memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan di seluruh provinsi.

Ketua PGRI Provinsi Papua Elia Waromi menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan kapasitas tenaga pendidik dan pemerataan layanan pendidikan terutama di daerah terpencil.

”Pertemuan ini merupakan langkah awal kami untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah provinsi, khususnya dalam meningkatkan kapasitas guru dan pemerataan pendidikan di wilayah pedalaman,” ujar Elia Waromi.

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun mengapresiasi sejumlah kebijakan progresif yang dinilai mendukung transformasi pendidikan di Papua Tengah.

Dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum di Nabire, ia menegaskan pentingnya pendidikan sebagai motor perubahan sosial dan ekonomi.

”Saya berpesan, yang bisa mengubah masa depan Papua, yang bisa mengubah kehidupan kita, itu adalah pendidikan. Jadi, para kepala daerah, pak gubernur, hanya pendidikan yang dapat menyelamatkan manusia. Tanpa pendidikan itu sangat susah,” tegas Komarudin Watubun.

Komarudin juga mencatat sejumlah inisiatif yang perlu dipertahankan, seperti rekrutmen 276 guru baru pelatihan tenaga pendidik penerapan sekolah sepanjang hari dan pengembangan sekolah berasrama yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Hal tersebut sebagai upaya menutup kesenjangan layanan pendidikan.

Dia menekankan, peningkatan kualitas harus disertai tata kelola yang transparan serta keterlibatan masyarakat adat agar program berkelanjutan dan tepat sasaran. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#pgri #PAPUA #pendidikan merata