Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perluas Program Makan Bergizi Gratis, BGN Kembangkan 10 Ribu Lebih SPPG

Gunawan. • Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:09 WIB
MENINJAU: Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (17/9/2025).
MENINJAU: Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (17/9/2025).

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan telah mengoperasikan 10.681 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Capaian tersebut menjadi tonggak percepatan perluasan cakupan MBG di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memperlihatkan peran besar kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, seluruh fasilitas SPPG tersebut dibangun berdasarkan kontribusi mitra tanpa penggunaan dana APBN.

”Semua SPPG yang sudah beroperasi adalah hasil kontribusi mitra tanpa memakai dana APBN,” ujar Dadan yang menekankan semangat gotong royong dalam program ini.

Dadan menambahkan, BGN menargetkan lebih banyak lagi unit SPPG hingga akhir 2025, dengan rencana mencapai 25.400 dapur di kawasan aglomerasi, serta 6.000 unit tambahan untuk wilayah terpencil dan 3T.

Dia mengajak pelaku usaha serta mitra strategis mengambil peran aktif agar manfaat MBG tersebar merata.

Menurut Dadan, rata-rata investasi yang dikeluarkan mitra untuk membangun satu SPPG berada di kisaran Rp2 miliar.

Investasi tersebut bukan hanya memperkuat kapasitas penyediaan pangan bergizi tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal dan tenaga kerja di sekitar dapur.

”Setiap mitra umumnya menanamkan minimal sekitar Rp2 miliar saat membangun satu dapur SPPG,” kata Dadan.

Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN Suardi Samiran menjelaskan bahwa operasional satu SPPG menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar.

”Satu SPPG mampu memutar sekitar Rp1 miliar per bulan, sehingga bila ada 70–80 dapur di sebuah kabupaten potensi perputaran mencapai Rp 80 miliar per bulan atau sekitar Rp800 miliar per tahun,” ujar Suardi.

BGN optimistis perluasan jaringan SPPG akan memperkuat ketahanan gizi nasional, membuka peluang kerja baru, dan membantu pemerataan ekonomi lokal.

Untuk menjaga kredibilitas program, BGN juga melakukan penataan dan verifikasi data mitra melalui penutupan sementara portal mitra sebagai bagian dari proses verifikasi dan penataan data nasional. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#SPPG #BGN #Makan Bergizi Gratis (MBG)