SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rinie Anderson menegaskan bahwa pemeliharaan ruas jalan kabupaten harus dilakukan secara berkelanjutan dan terencana.
Ia menilai perawatan rutin jauh lebih efektif dibandingkan perbaikan darurat yang hanya bersifat sementara.
Menurut Rinie, salah satu titik yang perlu mendapat perhatian serius adalah Jalan Nur Mentaya di Sampit.
Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, ruas jalan tersebut kerap dipenuhi genangan air yang cukup dalam. Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan kendaraan kecil.
“Genangan air bukan hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Ini harus segera ditangani secara menyeluruh, termasuk pembenahan sistem drainase,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia meminta dinas teknis terkait melakukan evaluasi komprehensif, mulai dari kontur badan jalan, kualitas aspal, hingga fungsi saluran pembuangan air.
Rinie juga mendorong agar anggaran pemeliharaan dialokasikan secara konsisten setiap tahun, sehingga tidak menunggu kerusakan semakin parah baru dilakukan perbaikan.
Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan penopang utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Jika kerusakan dan genangan terus terjadi, dampaknya tidak hanya pada keselamatan, tetapi juga pada kelancaran distribusi barang dan jasa.
“Pemeliharaan berkelanjutan adalah kunci. Pemerintah daerah harus serius menjadikan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas,” tegasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor