Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Program Revitalisasi di Kotim, Perbaikan Infrastruktur SMP jadi Prioritas

Yuni Pratiwi Iskandar • Senin, 26 Januari 2026 | 21:22 WIB
FOTO BERSAMA: Wabup Kotim Irawati didampingi Plt Kepala Disdik Kotim Yolanda Lonita Fenisia bersama para guru dan pelajar saat kegiatan di SMPN 1 Sampit, belum lama tadi. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT
FOTO BERSAMA: Wabup Kotim Irawati didampingi Plt Kepala Disdik Kotim Yolanda Lonita Fenisia bersama para guru dan pelajar saat kegiatan di SMPN 1 Sampit, belum lama tadi. FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) mulai merealisasikan peningkatan infrastruktur pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui program revitalisasi yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat mutu pembelajaran dan pemertaan fasilitas sekolah.

Pelaksanaan program ditandai dengan dimulainya pekerjaan revitalisasi di sejumlah sekolah negeri, dengan SMP Negeri 1 Sampit sebagai lokasi peluncuran kegiatan.

Dinas Pendidikan Kotim menegaskan, pembenahan sarana sekolah menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkunganbelajar yang kondusif.

Secara keseluruhan, terdapat 11 SMP negeri di berbagai kecamatan yang menerima dukungan revitalisasi dengan nilai anggaran lebih dari Rp12 miliar. Besaran dana yang diterima masing-masing sekolah disesuaikan dengan kondisi bangunan serta kebutuhan prioritas di lapangan.

Di wilayah Antang Kalang, SMP Negeri 1 memperoleh alokasi sekitar Rp727 juta, sementara SMP Negeri Satu Atap 2 menerima anggaran terbesar di kecamatan tersebut sebesar Rp2,7 miliar.

Di Kecamatan Baamang, revitalisasi menyentuh SMP Negeri 9 Sampit dengan anggaran Rp862 juta dan SMP Negeri 11 Sampit sekitar Rp1 miliar.

Sekolah lainnya yang juha mendapat dukungan antara lain SMP Negeri 2 Mentaya Hilir Selatan sebesar Rp720 juta, SMP Negeri 1 Sampit di Mentawa Baru Ketapang Rp143 juta, SMP Negeri 2 Parenggean Rp558 juta, serta SMP Negeri 2 Pulau Hanaut Rp664 juta.

Adapun SMP Negeri 6 Sampit di Kecamatan Seranau memperoleh Rp424 juta.

Sementara itu, revitalisasi skala besar juga dilakukan di wilayah pedalaman, seperti SMP Negeri Satu Atap 1 Mentaya Hulu di Desa Telaga Antang dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar, serta SMP Negeri 1 Telawang yang mendapat alokasi tertinggi mencapai Rp2,3 miliar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil perencanaan yang telah disusun sejak tahun sebelumnya dan didukung pendanaan dari APBN maupun APBD.

“Pembangunan dan perbaikan ini dirancang agar bnear-benar menjawab kebutuhan sekolah. Kami ingin fasilitas yang ada dapat menunjang kegiatan belajar secara maksimal,” ujarnya.

Menurut Yolanda, keberadaan ruang belajar dan fasilitas pendukung yang layak memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan siswa dan efektivitas proses belajar mengajar.

Dengan lingkungan sekolah yang lebih baik, diharapkan motivasi dan prestasi peserta didik turut meningkat.

Melalui program ini, Disdik Kotim menargetkan terwujudnya layanan pendidikan SMP yang lebih merata, baik di wilayah perkotaan maupun kecamatan terpencil, sehingga seluruh peserta didik memiliki kesempatan belajar dalam fasilitas yang layak dan aman. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#Infrastruktur sekolah #pendidikan #kotim #revitalitasi