SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabar gembira bagi warga Sampit. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk peningkatan Jalan Pramuka, Sampit.
Proyek ini direncanakan mulai dikerjakan pertengahan Oktober 2025 dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama, mengatakan peningkatan Jalan Pramuka termasuk dalam anggaran perubahan tahun 2025.
“Ini masuk anggaran perubahan. Dengan waktu tersisa beberapa bulan, kami optimistis pengerjaan bisa selesai. Saya perkirakan pengerjaannya nanti hanya memerlukan waktu sekitar satu bulan karena menggunakan sistem CTRB,” ujar Mentana, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, penggunaan Cement Treated Recycling Base (CTRB) membuat proses pembangunan lebih cepat dan hasilnya lebih kuat. Teknologi ini juga telah diterapkan sebelumnya pada Jalan HM Arsyad dan terbukti efektif mempercepat pekerjaan.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Nur Aina menuturkan, saat ini proyek masih dalam tahap persiapan pelaksanaan.
“Diperkirakan pertengahan Oktober sudah mulai pengerjaan. Peningkatan jalan dimulai dari kawasan Pembata hingga ke Ring Road Utara dengan total panjang sekitar 2,1 kilometer,” kata Nur Aina.
Diketahui, Jalan Pramuka merupakan salah satu ruas jalan padat di pusat kota yang kondisinya kerap dikeluhkan warga karena banyak lubang dan genangan air. Peningkatan jalan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat serta memperindah wajah kota Sampit. (oes)
Editor : Slamet Harmoko