Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BGA Bina Desa: Transformasi Program untuk Kesejahteraan Bersama

Fafan Rinaldy • Selasa, 9 September 2025 | 07:28 WIB

 

Penanaman pohon dengan total 434 bibit di Kalbar dan Kalteng yang menjadi bagian rangkaian program BGA Bina Desa, dihadiri oleh semua jajaran bga dan perangkat desa.
Penanaman pohon dengan total 434 bibit di Kalbar dan Kalteng yang menjadi bagian rangkaian program BGA Bina Desa, dihadiri oleh semua jajaran bga dan perangkat desa.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) resmi meluncurkan program BGA Bina Desa, sebuah inisiatif baru yang merupakan pengembangan dari program Staff BGA Masuk Desa.

Transformasi ini dilakukan agar kegiatan tidak lagi sebatas kunjungan periodik karyawan, melainkan menjadi rangkaian agenda berkelanjutan yang menumbuhkan Desa Model melalui pembinaan nyata dan terukur.

Program ini dirancang sebagai wujud kolaborasi menyeluruh, tidak hanya antar-departemen, tetapi juga melibatkan seluruh lapisan karyawan.

Dengan cara ini, BGA ingin menegaskan bahwa keberlanjutan bukan tanggung jawab sebagian pihak saja, melainkan sebuah gerakan kolektif. Harapannya, model desa binaan yang lahir dari program ini dapat dipelajari dan direplikasi di wilayah lain.

Setiap desa memiliki tantangan berbeda: ada yang membutuhkan peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan, ada pula yang memerlukan peluang ekonomi baru, tata kelola lahan, hingga kegiatan positif bagi generasi muda.

BGA memandang tantangan tersebut sebagai peluang untuk menghadirkan solusi. Melalui Bina Desa, perusahaan ingin menjadikan setiap tantangan sebagai pintu masuk menuju perubahan.

Masyarakat dilibatkan langsung dalam berbagai kegiatan, mulai dari bazar sembako murah, pengobatan gratis, hingga sunatan massal yang sudah menjangkau 298 anak.

Kebersamaan juga diperkuat lewat senam bersama, permainan keluarga, dan gotong royong membersihkan fasilitas umum.

Di sisi lain, kepedulian lingkungan diwujudkan dengan penanaman 434 bibit pohon produktif di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

BGA menargetkan terbentuknya desa binaan yang tangguh dan mandiri secara ekonomi, sehat secara sosial, serta lestari secara lingkungan. Tujuan ini sejalan dengan semangat Bumitama Berdaya, yang menekankan pentingnya membangun bersama.

“BGA Bina Desa menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan harus hadir dalam bentuk yang bisa dirasakan masyarakat: akses kesehatan lebih baik, peluang ekonomi baru, lingkungan yang hijau, hingga hubungan sosial yang erat. Semua ini hanya bisa terwujud jika perusahaan dan masyarakat tumbuh bersama,” ujar Rizki Munadhil, Corporate Social Responsibility Department Head BGA.

Dampak program mulai dirasakan masyarakat. Kepala Desa Kuluk Telawang, Kalimantan Tengah, Wendi, menyebut kehadiran tim BGA tidak hanya membawa kegiatan sosial, tetapi juga menumbuhkan keakraban dan membuka ruang dialog yang sebelumnya jarang terjadi.

Warga merasa lebih didengar saat menyampaikan kebutuhan, mulai dari perbaikan jalan hingga layanan kesehatan.

Siswa SD bersama guru, perangkat desa, dan karyawan BGA berfoto usai kegiatan BGA Bina Desa di Kalimantan Tengah.
Siswa SD bersama guru, perangkat desa, dan karyawan BGA berfoto usai kegiatan BGA Bina Desa di Kalimantan Tengah.

Menurut Wendi, BGA Bina Desa diharapkan menjadi pendamping dalam perjalanan panjang menuju kemandirian desa. Harapan masyarakat tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas SDM, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal.

Sinergi ini diyakini mampu menjadikan Desa Kuluk Telawang semakin berdaya, sekaligus mencerminkan komitmen BGA untuk tumbuh bersama masyarakat.

Pengalaman di Desa Kuluk Telawang menjadi pembelajaran berharga tentang bagaimana kolaborasi mampu menghadirkan perubahan nyata.

Dari proses ini, BGA berharap praktik baik tersebut dapat direplikasi di desa-desa lain, sehingga manfaat Bina Desa meluas dan benar-benar dirasakan sebagai gerakan bersama menuju kemandirian dan keberlanjutan. (fr/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#BGA #kalteng #Bina Desa