NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat pada gelaran Bazar Lamandau 2026. Berdasarkan pantauan di lapangan, ia menilai daya beli masyarakat Kabupaten Lamandau saat ini cukup tinggi.
Menurut Rizky, kegiatan bazar tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran bukan hambatan untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Ia menyebut, kegiatan yang tidak dibiayai melalui APBD itu tetap dapat terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak.
“Tanpa dibiayai APBD, kita tetap bisa melangkah bersama, saling mendukung, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM agar terus tumbuh,” ujarnya.
Ia berharap Bazar UMKM dapat digelar secara rutin setiap bulan, tidak hanya di Nanga Bulik, tetapi juga menjangkau kecamatan lain di Kabupaten Lamandau.
“Kita harapkan pelaksanaannya bisa merambah kantong-kantong ekonomi di tiap kecamatan,” katanya.
Rizky menambahkan, tingginya jumlah pengunjung tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini menunjukkan perputaran ekonomi di Lamandau berjalan dengan baik. Event seperti ini kita harapkan mampu mempercepat dan memperbesar peredaran uang di daerah,” ujarnya di sela kunjungan.
Berdasarkan laporan pedagang, omzet mengalami kenaikan signifikan. Rata-rata pelaku UMKM meraih pendapatan kotor Rp2 juta hingga Rp5 juta per malam, bahkan beberapa lapak mencatat omzet hingga Rp9 juta per malam.
Rizky menegaskan, Bazar Lamandau bukan sekadar ajang hiburan, melainkan instrumen untuk mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
“Bazar ini memberi ruang bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.
Selain transaksi ekonomi, bazar juga dimeriahkan panggung hiburan yang menghadirkan artis dan seniman setiap malam. Pada malam penutupan, 14–15 Februari 2026, panitia dijadwalkan menghadirkan sejumlah DJ dan penyanyi dari wilayah timur Indonesia, serta penampilan Indra The Rain dan Dyrga Dadali. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno