NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Suasana meriah menyelimuti Alun-alun Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu malam (7/2/2026).
Ribuan warga memadati area Bazar Lamandau 2026 untuk menikmati aneka hiburan dan kuliner. Setiap malam, bazar ini dimeriahkan dengan panggung hiburan yang menampilkan pentas seni hingga musik DJ.
Di tengah keramaian, jajaran Polsek Bulik tampak melakukan pengamanan guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Kapolsek Bulik AKP Karno dalam arahannya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama bazar berlangsung. Ia menyatakan, kepolisian berkomitmen mengawal kegiatan tersebut agar menjadi sarana hiburan yang sehat dan positif bagi masyarakat Lamandau.
AKP Karno menegaskan larangan keras membawa minuman keras (miras) serta senjata tajam ke area bazar.
“Larangan ini untuk meminimalisir potensi konflik fisik maupun gangguan keamanan lain yang kerap dipicu oleh pengaruh alkohol. Petugas di lapangan tidak akan segan melakukan pemeriksaan demi kenyamanan bersama,” tegasnya.
Selain aspek keamanan, pihak kepolisian juga memberi perhatian pada etika pengunjung di area panggung hiburan. Pengunjung diimbau untuk tidak merokok saat menikmati pertunjukan atau berjoget.
“Himbauan ini bertujuan menjaga kenyamanan udara di tengah kerumunan serta mencegah gesekan antar pengunjung akibat percikan api rokok,” jelas AKP Karno.
Ia menambahkan, apabila ditemukan indikasi keributan atau perkelahian, seluruh rangkaian hiburan pada malam itu akan segera dihentikan. Namun, selama situasi tetap aman dan damai, pihak kepolisian akan terus mendukung jalannya acara hingga selesai.
Salah satu pengunjung, Rara, mengapresiasi penyelenggaraan bazar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Bazar seperti ini bisa menggerakkan ekonomi warga dan menjadi hiburan bagi masyarakat. Bisa kulineran sambil menikmati musik. Hanya saja, masih tercium bau minuman beralkohol dari sebagian pengunjung. Semoga ke depan tidak ada lagi yang mengonsumsi miras,” harapnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno