Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Sekolah di Gunung Mas Jadi Percontohan Deep Learning dan AI

Arham Said
Penulis: Arham Said❯
PENDIDIKAN : Kepala sekolah dan para guru berfoto bersama di halaman SMPN 3 Tewah, belum lama tadi. FOTO : SMPN 3 TEWAH/RADAR SAMPIT
PENDIDIKAN : Kepala sekolah dan para guru berfoto bersama di halaman SMPN 3 Tewah, belum lama tadi. FOTO : SMPN 3 TEWAH/RADAR SAMPIT

Advertisement

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Kabupaten Gunung Mas kembali mencatat prestasi di sektor pendidikan. Tiga sekolah dari jenjang berbeda resmi ditetapkan sebagai sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (AI) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0010 Tahun 2026. Ketiga sekolah yang terpilih adalah SD Eka Tjipta Kajuei di Desa Tumbang Kajuei, SMPN 3 Tewah, dan SMAN 1 Sepang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas melalui Kabid SD dan SMP, Silpanus, mengatakan program sekolah model merupakan inisiatif Kemendikdasmen untuk menjadikan sekolah-sekolah terpilih sebagai percontohan penerapan inovasi pendidikan berbasis teknologi dan penguatan kompetensi abad ke-21.

“Program ini mengusung dua pendekatan utama, yakni Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA),” ujarnya, Jumat (5/6).

Menurut Silpanus, konsep Pembelajaran Mendalam dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kreativitas, dan keterampilan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Pendekatan tersebut menekankan proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Advertisement

Sementara itu, program Koding dan Kecerdasan Artifisial bertujuan membangun kemampuan berpikir logis, sistematis, dan analitis. Melalui program tersebut, siswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab di era digital yang terus berkembang.

Sebagai sekolah model, ketiga sekolah tersebut memiliki sejumlah tanggung jawab. Di antaranya mengintegrasikan pembelajaran mendalam serta koding dan AI ke dalam kurikulum, menyusun proyek pengembangan sekolah, membentuk kelompok belajar, hingga membangun kemitraan dengan orang tua dan dunia kerja.

Selain itu, sekolah juga diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan program secara berkala sebagai bagian dari proses evaluasi dan pendampingan.

Secara nasional, terdapat 842 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan yang ditetapkan sebagai sekolah model. Rinciannya meliputi 95 satuan PAUD, 321 SD, 203 SMP, dan 223 SMA yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Gunung Mas menjadi salah satu daerah di Kalimantan Tengah yang berhasil menempatkan tiga sekolah sekaligus dalam program nasional tersebut, mewakili jenjang SD, SMP, dan SMA.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Kotawaringin Barat Desak Pemkab Cegah Perundungan di Sekolah

DPRD Kotawaringin Barat Desak Pemkab Cegah Perundungan di Sekolah

Pemkab Kotawaringin Barat bersama dinas terkait harus lebih intensif melakukan sosialisasi bahaya perundungan di sekolah

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah lewat Workshop Deep Learning

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah lewat Workshop Deep Learning

Sebanyak 75 guru dan kepala sekolah di Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas , mengikuti workshop pembelajaran mendalam (deep learning

Hadapi SPMB 2026, Sekolah di Kotim Diminta Tampilkan Keunggulan Secara Aktif

Hadapi SPMB 2026, Sekolah di Kotim Diminta Tampilkan Keunggulan Secara Aktif

Sekolah diminta lebih aktif menampilkan keunggulan dan membangun citra positif jelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer