KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mulai membangun workshop alat berat di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kamis (29/10). Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang operasional dan perawatan alat berat milik pemerintah daerah yang disiagakan di wilayah pedalaman guna mempercepat penanganan kerusakan jalan.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengatakan, keberadaan workshop akan memudahkan pemeliharaan sekaligus memastikan kesiapan alat berat agar dapat segera digunakan ketika ada ruas jalan yang membutuhkan penanganan.
Menurutnya, workshop tersebut dibangun dengan konsep sederhana. Hal terpenting, fasilitas itu dapat menunjang operasional alat berat yang ditempatkan di Tumbang Manjul.
“Yang penting dapat digunakan untuk menunjang operasional alat berat kita yang berada di Tumbang Manjul,” katanya.
Ahmad menyebutkan, penempatan alat berat di wilayah Seruyan Hulu mulai memberikan dampak positif terhadap aksesibilitas masyarakat. Salah satunya terlihat pada jalur penghubung Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai.
Kondisi jalan yang semakin baik membuat waktu tempuh antardesa menjadi lebih singkat. Bahkan, perjalanan dari Tumbang Manjul menuju Tumbang Langkai kini diperkirakan dapat ditempuh kurang dari satu jam jika tidak dilakukan secara konvoi.
“Ini menunjukkan bahwa pekerjaan alat berat kita sudah memberikan hasil yang dapat dirasakan,” ujarnya.
Ia memastikan alat berat tersebut akan tetap disiagakan di kawasan itu. Terlebih, memasuki musim penghujan, sejumlah ruas jalan berpotensi kembali mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan segera.
Dengan tersedianya alat berat di lokasi, pemerintah daerah tidak perlu lagi mendatangkan peralatan dari tempat yang jauh setiap kali terjadi kerusakan jalan.
“Apabila ada ruas jalan yang memerlukan penanganan, kita bisa bergerak lebih cepat tanpa harus mendatangkan alat dari lokasi yang jauh,” tegasnya.
Bupati berharap, keberadaan workshop dan alat berat tersebut dapat mendukung pemeliharaan jalan secara berkelanjutan. Sebab, akses transportasi yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat pedalaman, baik untuk menunjang mobilitas maupun distribusi hasil perekonomian.
Di sisi lain, Ahmad menyambut baik mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah setelah Seruyan mengalami musim kemarau cukup panjang.
Ia berharap perubahan cuaca tersebut membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu mengatasi dampak kekeringan. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno