Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Kotim Bangun 12 Embung Darurat

Yuni Pratiwi Iskandar

 


Advertisement

EMBUNG: Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan, Drainase dan Pertamanan Dinas SDABMBKPRKP Kotim Suhardiyono memantau pengerjaan embung mendukung penanganan Karhutla, baru-baru tadi. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
EMBUNG: Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan, Drainase dan Pertamanan Dinas SDABMBKPRKP Kotim Suhardiyono memantau pengerjaan embung mendukung penanganan Karhutla, baru-baru tadi. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara bertahap mengerjakan embung darurat untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Advertisement

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) menyiapkan 12 titik strategis untuk penggalian embung dan saluran air.

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama melalui Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan, Drainase dan Pertamanan Suhardiyono mengatakan, sejumlah lokasi tersebut berada di kawasan yang membutuhkan tambahan sumber air. Pengerjaan dilakukan menyesuaikan kondisi lapangan sehingga tidak seluruh titik dapat dikerjakan secara bersamaan.

Advertisement

“Lokasi yang direncanakan dikerjakan bertahap, yakni Jalan Tjilik Riwut kilometer 9 dan kilometer 10, Jalan Jaksa Agung sisi kiri dan kanan, serta beberapa titik di Jalan Lingkar Utara,” kata Suhardiyono.

Pengerjaan juga direncanakan di Jalan Lingkar Utara kawasan Pesantren Al Marhamah, tikungan tajam setelah gardu induk, ujung Jalan Bumi Raya, serta di sekitar muara Jalan Bumi Raya.

Sementara itu, dua titik lainnya berada di Jalan Lingkar Selatan, masing-masing dekat Perumahan Bundaran Balanga dan Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Satu titik tambahan berada di Jalan Bawi Jahawen.

Di Jalan Bawi Jahawen, pengerukan parit untuk embung darurat di simpang Jalan Pelita Barat telah dilakukan sepanjang sekitar delapan meter. Namun, pekerjaan belum dapat dilanjutkan karena saluran kembali tertutup lumpur.

“Pengerukan parit untuk embung darurat di Jalan Bawi Jahawen simpang Jalan Pelita Barat sudah dikerjakan sepanjang delapan meter, namun saluran airnya tidak bisa dilanjutkan karena lumpurnya kembali lagi,” bebernya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Minim Sumber Air, Pemkab Kotim Kerahkan Ekskavator untuk Gali Embung dan Parit

Minim Sumber Air, Pemkab Kotim Kerahkan Ekskavator untuk Gali Embung dan Parit

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengambil langkah cepat dengan mengerahkan alat berat ekskavator untuk menggali embung dan p

Polda Kalteng Mulai Pembuatan Kanal dan Embung untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Pulpis

Polda Kalteng Mulai Pembuatan Kanal dan Embung untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Pulpis

Asap dan kobaran api yang masih muncul di sejumlah kawasan gambut di Kabupaten Pulang Pisau menjadi perhatian serius Polda Kalimantan Tengah

Ketika Embung dan Sumur Bor Mengering saat Karhutla, OPD Kotim Bergerak Turun Tangan Suplai Air

Ketika Embung dan Sumur Bor Mengering saat Karhutla, OPD Kotim Bergerak Turun Tangan Suplai Air

Embung mengering, sumur boar tinggal kenangan. Di tengah terik kemarau panjang, pertempuran melawan Karhutla di Kotawaringin Timur

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer