Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Kotim Bangun 12 Embung Darurat


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara bertahap mengerjakan embung darurat untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) menyiapkan 12 titik strategis untuk penggalian embung dan saluran air.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim Mentana Dhinar Tistama melalui Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan, Drainase dan Pertamanan Suhardiyono mengatakan, sejumlah lokasi tersebut berada di kawasan yang membutuhkan tambahan sumber air. Pengerjaan dilakukan menyesuaikan kondisi lapangan sehingga tidak seluruh titik dapat dikerjakan secara bersamaan.
“Lokasi yang direncanakan dikerjakan bertahap, yakni Jalan Tjilik Riwut kilometer 9 dan kilometer 10, Jalan Jaksa Agung sisi kiri dan kanan, serta beberapa titik di Jalan Lingkar Utara,” kata Suhardiyono.
Pengerjaan juga direncanakan di Jalan Lingkar Utara kawasan Pesantren Al Marhamah, tikungan tajam setelah gardu induk, ujung Jalan Bumi Raya, serta di sekitar muara Jalan Bumi Raya.
Sementara itu, dua titik lainnya berada di Jalan Lingkar Selatan, masing-masing dekat Perumahan Bundaran Balanga dan Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Satu titik tambahan berada di Jalan Bawi Jahawen.
Di Jalan Bawi Jahawen, pengerukan parit untuk embung darurat di simpang Jalan Pelita Barat telah dilakukan sepanjang sekitar delapan meter. Namun, pekerjaan belum dapat dilanjutkan karena saluran kembali tertutup lumpur.
“Pengerukan parit untuk embung darurat di Jalan Bawi Jahawen simpang Jalan Pelita Barat sudah dikerjakan sepanjang delapan meter, namun saluran airnya tidak bisa dilanjutkan karena lumpurnya kembali lagi,” bebernya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




